SEMARANG || Portaljatengnews.com – Suasana berbeda terasa di Angkringan Ing, Semarang, pada Sabtu malam (6/6/2026). Lokasi yang biasa menjadi tempat berkumpul santai berubah menjadi arena hiburan modern dengan irama musik DJ. Namun, yang membuat acara ini unik adalah minuman yang disajikan, bukan kopi susu atau minuman kemasan, melainkan jamu tradisional.
Kegiatan bertajuk “Jampi Kalcer” ini digelar oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM). Melalui konsep yang memadukan budaya warisan dan hiburan masa kini, mereka ingin menghapus pandangan bahwa jamu hanya dikonsumsi oleh orang tua. Ratusan anak muda dan mahasiswa tampak antusias mengikuti acara ini sambil menikmati jamu secara gratis.
Firna, salah satu panitia, menjelaskan bahwa konsep ini sengaja dirancang agar jamu lebih dekat dengan gaya hidup generasi Z.
“Kami ingin menunjukkan bahwa jamu bisa dikemas dengan cara yang seru dan kekinian. Nongkrong sambil minum jamu tetap bisa terasa asyik dan relevan, bukan sesuatu yang kuno,” ujarnya.
Selain memperkenalkan kembali jamu, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi bagi pelaku UMKM jamu lokal agar dikenal lebih luas. Tak hanya soal rasa, kampanye ini juga mengedukasi pentingnya pola hidup sehat dengan mengonsumsi bahan alami.
Ketua Panitia, Mitha, menambahkan bahwa acara ini adalah upaya sederhana untuk mengajak teman-teman sebaya memilih alternatif minuman yang lebih menyehatkan.
“Kami menyediakan jamu kunir asem dan beras kencur, juga gorengan gratis agar pengunjung bisa mencoba langsung. Harapannya, mereka sadar bahwa jamu bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang tetap menyenangkan,” jelasnya.
Antusiasme pengunjung terlihat tinggi sepanjang acara. Salah seorang pengunjung mengaku terkejut dengan konsep yang dihadirkan.
“Awalnya saya hanya mau nongkrong biasa, tapi suasananya seperti festival. Bisa mendengarkan musik sambil minum jamu gratis, rasanya segar sekali setelahnya,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye Jampi Kalcer. Sebelumnya, tim mahasiswa telah menggelar sosialisasi di Balai RW VI Wonodri Krajan. Ke depannya, mereka akan ikut meramaikan Dies Natalis ke-39 Universitas Semarang dengan kegiatan jalan sehat dan stan interaktif bertema jamu tradisional. (*)
Editor : Heri







