GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa melakukan pengecekan langsung perkembangan pekerjaan persemaian di Blok Karetan wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangrayung. Selasa (9/6/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh Administratur/KKPH Telawa bersama petugas lapangan persemaian Blok Karetan, serta tenaga persemaian setempat. Monitoring dilakukan secara menyeluruh guna memastikan proses pembibitan berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
Kegiatan tersebut rutin dilaksakan sebagai langkah penting dalam memastikan produksi bibit target dapat tercapai sesuai tata waktu dan menghasilkan bibit berkualitas, mengingat persemaian merupakan awal fondasi utama keberhasilan pembangunan hutan.
Administratur KPH Telawa, Heri Nur Afandi, menyampaikan bahwa salah satu penentu keberhasilan tanaman di mulai dari pembuatan bibit persemaian yang benar sesuai prosedur sehingga dapat menghasilan bibit yang sehat bebas hama penyakit dan memenuhi standar fisik bibit siap tanam dengan target jumlah pembuatan dapat tercapai.
“Dalam pelaksanaan pembuatan persemaian agar selalu memperhatikan standar kerja pembuatan bibit, dimulai dari komposisi media tanam, penyiraman, pemeliharaan, pemupukan, seleksi bibit sehingga pada musim tanam bibit dapat didistribusikan ke lapangan sesuai standar mutu bibit siap tanam dengan tinggi bibit 30 cm up, sudah berkayu, dan sehat.” Ujarnya.
Mandor Persemaian, Karyono, menyambut baik kunjungan Administatur melaksanakan pemeriksaan di persemaian Blok Karetan tersebut, masukan dan arahan dari pimpinan dapat menambah pengetahuan kepada petugas dan tenaga kerja persemaian serta sebagai control dalam pelaksanaan pembuatan persemaian semakin baik kedepannya.
Melalui kegiatan monitoring ini, KPH Telawa berharap seluruh target produksi bibit tahun 2026 sebanyak 265.842 plances dapat tercapai, baik dari sisi jumlah maupun kualitas.
Diharapkan semakin kuat dalam mendukung program rehabilitasi kawasan sehingga hutan tetap lestari, produktif, serta mampu memberikan manfaat ekonomi, ekologis, dan sosial yang berkelanjutan.
Laporan: Wahyu
Editor : Heri
Sumber Berita : Kom-PHT/Tlw/W3P







