Antara Koperasi Desa Merah Putih dan BUMDes, Kades di Grobogan Berharap Jadi Satu

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Ilustrasi

Gambar: Ilustrasi

GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Pemerintah pusat menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. Program unggulan Presiden Prabowo tersebut rencananya bakal diluncurkan pada 12 Juli 2025.

Menurut Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Budi Arie Setiadi, bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk pembentukan 80 ribu Koperasi tersebut diperkirakan mencapai Rp 400 triliun.

Dalam prosesnya, nantinya melalui musyawarah desa oleh kepala desa, dan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih agar disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing desa.

Baca Juga :  Akibat Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Warga Desa Jetis Karangrayung Masak Pakai Kayu Bakar

Mungkinkah nantinya Koperasi Desa Merah Putih Menjadi Pelengkap BUMDes atau Justru Berdiri Sendiri.

Bagi sebagian kepala desa di Grobogan rata-rata berpendapat, jika Koperasi Desa Merah Putih berdiri sendiri lalu bagaimana dengan BUMDes. Hingga kini mereka belum tahu persis bakal seperti apa nantinya.

Sementara Pardjono Kepala desa Wedoro, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, mengatakan tidak masalah jika Koperasi Desa Merah Putih diluncurkan, asalkan regulasinya jelas.

Baca Juga :  Puluhan Warga Datangi PN Purwodadi Tuntut Pelaku Pencabulan Siswi SD Dihukum Maksimal

“Kalau saya pribadi tidak masalah, asalkan regulasinya jelas,” ujarnya.

Dikatakan Pardjono, bahwa untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih masih menunggu petunjuk dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Kabupaten Grobogan.

“Saat ini kami belum membentuk pengurus Koperasi Desa Merah Putih, karena masih menunggu petunjuk dari Dispermasdes, dan pihak kecamatan, kemungkinan dalam waktu dekat ini,” tuturnya, kepada Portaljateng, saat dihubungi via telpon. Sabtu (25/4/2025).

Baca Juga :  Kapolres Grobogan Turun Langsung Lakukan Mediasi Pasca Bentrok Antar Suporter Persipur Purwodadi

Namun Kades Wedoro juga berharap Koperasi Desa Merah Putih bisa masuk kedalam bagian BUMDes.

“Ya..kalau Koperasi Desa Merah Putih masuk kedalam bagian BUMDes, saya senang, karena ngontrolnya mudah, satu pintu,” kata Pardjono Kades Wedoro.

Pardjono berharap, nantinya jika Koperasi tersebut berjalan, agar semua masyarakat desa setempat mengawasi.

“Jika Koperasi Desa Merah Putih sudah berjalan, saya berharap semua masyarakat desa Wedoro agar mengawasi,” pungkasnya. (Ttg)

Berita Terkait

Kirab Boyong Grobog dalam HUT ke-300 Kabupaten Grobogan Digelar Sederhana
Perang Sarung Remaja di Desa Termas Grobogan Berujung Maut, Simak Imbauan Kapolsek Karangrayung
Wabup Grobogan Resmikan SPPG Branggah Kedungjati, Janjikan Kualitas Makanan Bergizi Aman
Forum Perangkat Daerah Grobogan: Sinkronkan Rencana Pembangunan untuk Ekonomi Inklusif dan Pelayanan Modern
Kasus Kecelakaan Maut di Simpang Godong, Kades Kemloko Berpeluang Jadi Tersangka
Perhutani Bersama Polres Grobogan Perkuat Keamanan Hutan dan Mitigasi Bencana Alam
Di Tengah Refocusing Anggaran, Musrenbangcam Gubug Hadirkan Sentuhan Budaya dan Ekonomi Lokal 
Usai Keracunan Masal MBG Gubug, Kasus Serupa Terjadi di Pulongrambe, Kapolres Grobogan Bungkam

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:39 WIB

Kirab Boyong Grobog dalam HUT ke-300 Kabupaten Grobogan Digelar Sederhana

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:10 WIB

Perang Sarung Remaja di Desa Termas Grobogan Berujung Maut, Simak Imbauan Kapolsek Karangrayung

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:19 WIB

Wabup Grobogan Resmikan SPPG Branggah Kedungjati, Janjikan Kualitas Makanan Bergizi Aman

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:33 WIB

Forum Perangkat Daerah Grobogan: Sinkronkan Rencana Pembangunan untuk Ekonomi Inklusif dan Pelayanan Modern

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:36 WIB

Kasus Kecelakaan Maut di Simpang Godong, Kades Kemloko Berpeluang Jadi Tersangka

Berita Terbaru

Ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Perundungan Massal di Undip, Korban Alami Luka Serius

Kamis, 5 Mar 2026 - 09:28 WIB