Diduga Dipicu Masalah Asmara, Perempuan di Kudus Ditemukan Terluka di Kamar Hotel

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KUDUS || Portaljatengnews.com – Seorang perempuan berinisial ALS (26), warga Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, ditemukan mengalami luka sayat pada tangan kirinya di sebuah kamar Hotel di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, Senin (13/7/2026) sore.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo mengatakan peristiwa itu diketahui sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, seorang pria yang diduga ayah korban datang ke hotel sambil menunjukkan video kiriman teman korban yang memperlihatkan kondisi anaknya.

“Petugas hotel kemudian mengantarkan pria tersebut ke kamar. Setelah pintu dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan luka sayat di tangan kiri dan masih sadar,” kata AKP Hadi Noor Cahyo.

Baca Juga :  Polres Kudus Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Setya Pertiwi Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Pihak hotel langsung menghubungi Polsek Jati dan membawa korban ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami luka sayat sepanjang sekitar 10 sentimeter pada lengan kiri yang mengenai pembuluh darah. Saat ini korban dalam kondisi sadar.

Polisi kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua bilah silet, dua botol minuman beralkohol, dua botol air mineral, dua puntung rokok, serta satu unit telepon genggam milik korban.

Baca Juga :  Sedekah Bumi Desa Kedungsari: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon Jaka Tingkir

“Hasil pemeriksaan awal terhadap isi telepon genggam korban ditemukan percakapan yang mengarah pada persoalan hubungan asmara. Dugaan sementara, korban nekat melakukan percobaan bunuh diri karena persoalan pribadi. Namun, penyelidikan masih terus kami lakukan,” jelas AKP Hadi Noor Cahyo.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mengambil keputusan yang membahayakan diri saat menghadapi persoalan hidup.

“Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Kami mengajak masyarakat untuk berani bercerita kepada keluarga, sahabat, atau pihak yang dapat dipercaya ketika menghadapi tekanan. Kepedulian orang-orang terdekat juga sangat penting agar kejadian serupa dapat dicegah,” pungkasnya.

Laporan: Faizun

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja di PG Rendeng Kudus, Seorang Pekerja Meninggal Dunia
Pemprov Jateng Salurkan 61 Kursi Roda Adaptif dan 27 Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Rapat Kerja Evaluasi, Lembaga Raudlatus Shibyan Kudus Tingkatkan Mutu Pendidikan
Aksi Damai di DPRD Kudus Berlangsung Tertib, Kapolres Apresiasi Penyampaian Aspirasi Santun
Proyek Gedung SMAN 1 Kudus Rp1,3 Miliar Disorot, Diduga Gunakan Kayu Bekas pada Rangka Atap
Polisi Amankan Empat Remaja Pembawa Sajam yang Diduga Hendak Tawuran di Kudus
Enam Bidang Tanah Warga Desa Panjang Resmi Masuk Program PTSL 2026
Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo Pimpin Upacara Perdana, Aiptu Bambang Naik Pangkat Pengabdian Jadi Ipda

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Kecelakaan Kerja di PG Rendeng Kudus, Seorang Pekerja Meninggal Dunia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Pemprov Jateng Salurkan 61 Kursi Roda Adaptif dan 27 Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Rapat Kerja Evaluasi, Lembaga Raudlatus Shibyan Kudus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Aksi Damai di DPRD Kudus Berlangsung Tertib, Kapolres Apresiasi Penyampaian Aspirasi Santun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Proyek Gedung SMAN 1 Kudus Rp1,3 Miliar Disorot, Diduga Gunakan Kayu Bekas pada Rangka Atap

Berita Terbaru