Perhutani KPH Gundih Panen Raya Agroforestry Tebu Mandiri di Lahan Seluas 3 Hektare

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perhutani KPH Gundih saat panen raya perdana Tebu Agroforestry Mandiri di petak 71c.

Perhutani KPH Gundih saat panen raya perdana Tebu Agroforestry Mandiri di petak 71c.


GROBOGAN || Portaljatengnews.com –Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih melaksanakan panen raya perdana Agroforestry Tebu Mandiri. Panen berlokasi di Petak 71c seluas 3,08 hektare di Wilayah RPH Pondok BKPH Panunggalan, paha Rabu (16/07/2025).

Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencapai swasembada gula nasional serta meningkatkan ketahanan pangan.

Kegiatan panen raya ATM dihadiri oleh Waka Administratif Perhutani Gundih, para staf, PG Rajawali I Unit PG Rejo Agung Baru Madiun, serta beberapa pekerja penebangan tebu.

Panen kali ini melibatkan masyarakat sekitar hutan, dari tahap penebangan hingga pengangkutan. Sebelum pelaksanaan panen, para pekerja terlebih dahulu diberikan pembekalan teknis cara memanen, dan mengangkut oleh Petugas Perhutani. Tujuannya agar proses penebangan akan lebih efektif, lancar dan produktifitas tebu meningkat.

Baca Juga :  Perkuat Keamanan Hutan, KPH Randublatung Resmikan Pos Jalut

Dalam kesempatan tersebut, Dwi Anggoro selaku Waka ADM KPH Gundih menegaskan, Perhutani Gundih mengembangkan tanaman tebu mandiri yakni guna mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada gula nasional serta meningkatkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hutan, tegas Dwi.

Selain itu, pengembangan program tanaman tebu juga merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalkan lahan hutan yang kurang produktif menjadi lahan yang lebih produktif dan bernilai ekonomis, imbuh Dwi.

“Program ATM yang kami laksanakan merupakan bagian dari program pemerintah dibidang ketahanan pangan, utamanya untuk mencukupi gula tingkat nasional. Adapun Perum Perhutani KPH Gundih pada Tahun 2022 hingga Tahun 2025 memiliki areal ATM seluas 66,31 ha yang tersebar di tiga BKPH, yakni Monggot, Dalen dan Panunggalan”, ujarnya.

Baca Juga :  Perhutani Bersama Mahasiswa Magang Gelar Inspeksi K3 di Lokasi Wisata Top Selfie Cemoro Sewu

Lebih lanjut Dwi Anggoro berharap, semoga dalam pelaksanaan panen tebu di areal Perhutani ini dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar hutan, serta kesejahteraannya lebih baik, pungkas Waka ADM Gundih.

Pada kesempatan yang sama, Kevin Windika selaku SKW Afdeling PIC ATM KPH Gundih yang didaulat dari PG Rajawali I Unit PG Rejo Agung Baru menyampaikan, ATM jangka panjang tersebut diharapkan dapat memberikan hasil manis serta meningkatkan pendapatan perusahaan.

Baca Juga :  Peringatan HUT Perhutani ke-64, KPH Telawa Berikan Kambing Kepada Mandor Berprestasi

Kevin menambahkan, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Perhutani atas kepercayaan yang diberikan. Dengan amanah tersebut ia optimis dapat memaksimalkan potensi produktifitas ATM yang luar biasa guna mendongkrak pendapatan di masing-masing pihak.

“Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada perhutani Gundih yang telah memberikan kepercayaan dan amanah untuk mengelola tebang angkut tebu ke PG Rejo Agung Baru. Pihaknya juga berupaya akan menangani proses penebangan, pengangkutan, hingga diproses menjadi gula dari tebu hasil dari Perhutani Gundih, pungkas Kevin.(Putra/*)

Berita Terkait

Bakteri E-Coli Jadi Penyebab Keracunan Makanan MBG di Gubug Grobogan
Perhutani Gelar Silaturahmi dengan Dandim 0717 Grobogan, Jalin Sinergi untuk Kelestarian Hutan
Polres Grobogan Gelar Sertijab dan Pelantikan, Dua Pejabat Mutasi ke Polda Jateng
Kebakaran Rumah Diduga Korsleting Listrik di Desa Dempel: Balita 11 Bulan Tewas Mengenaskan
Penandatanganan PKS Agroforestry Jagung 2026 di KPH Telawa
Perhutani Bersama KJPP Hitung Aset Perusahaan di KPH Telawa
Korban Keracunan MBG di Grobogan Capai 803 Orang
Geger Keracunan Massal di Grobogan, Puluhan Santri Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:25 WIB

Bakteri E-Coli Jadi Penyebab Keracunan Makanan MBG di Gubug Grobogan

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:58 WIB

Perhutani Gelar Silaturahmi dengan Dandim 0717 Grobogan, Jalin Sinergi untuk Kelestarian Hutan

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:23 WIB

Polres Grobogan Gelar Sertijab dan Pelantikan, Dua Pejabat Mutasi ke Polda Jateng

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:07 WIB

Kebakaran Rumah Diduga Korsleting Listrik di Desa Dempel: Balita 11 Bulan Tewas Mengenaskan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 07:32 WIB

Penandatanganan PKS Agroforestry Jagung 2026 di KPH Telawa

Berita Terbaru