Perhutani KPH Telawa Laksanakan Monev Pengelolaan Wisata Embun Bening Kedungombo Park

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa, melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev), pengelolaan wisata alam Embun Bening Kedungombo Park, sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan, keselamatan, dan keamanan pengunjung, Kegiatan ini dilakukan sebagai agenda rutin untuk memastikan pengelolaan wisata berjalan sesuai ketentuan, memenuhi standar kelayakan dan memastikan pengembangan wisata hutan berjalan berkelanjutan. Senin (21/09/2026).

Lokasi yang menjadi objek peninjauan adalah Wisata Embun Bening di petak 88 Resort Pemangkuan Hutan Karengan BKPH Karangwinong masuk Desa Rambat, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Destinasi ini dikenal sebagai unggulan dengan panorama waduk kedungombo dan pemandangan hutan yang hijau.. Pengelolaan Embun Bening dilaksanakan antara Perhutani dan CV. Tri Putra Telecom.

Embun Bening merupakan salah satu destinasi wisata yang menyuguhkan pemandangan air waduk Kedungombo serta pemandangan alam yang indah selain wisata Wonosari dan Kedungcinta.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi tersebut dilaksanakan oleh Administratur KPH Telawa,Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Kasi Produksi dan Eko Wisata bersama jajaran dan pihak Pengelola wisata Embun Bening Kedungombo park.

Monitoring dan evaluasi, dilakukan dengan meninjau langsung berbagai fasilitas wisata, mulai dari sarana dan prasarana pendukung, aksesibilitas kawasan, standar keselamatan pengunjung, hingga aspek kebersihan dan kenyamanan lingkungan, papan informasi, dan kesiapan pengelola dalam memberikan layanan wisata yang aman serta ramah pengunjung.

Baca Juga :  Dinilai Kontennya Melanggar Norma, Emak-emak Grobogan Geruduk Polres Laporkan Heri Swekke

Tim dari Perhutani, juga berdialog dengan pengelola wisata untuk memastikan pengelolaan destinasi tetap selaras dengan prinsip kelestarian hutan dan tata kelola wisata yang baik dan mitigasi risiko pada titik-titik rawan untuk menjamin keselamatan pengunjung wisata.

Administratur, KPH Telawa, Titus Aryanto, menyampaikan bahwa kegiatan monev, merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas pengelolaan wisata hutan sekaligus memperkuat sinergi dengan pihak pengelola dan masyarakat. Dengan dialog bersama pengelola untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan mengenai usaha,potensi yang dapat dikembangkan serta kendala yang dihadapi selama ini.

“Monitoring dan evaluasi ini, dilakukan untuk memastikan fasilitas wisata tetap layak, aman, dan nyaman bagi pengunjung. Perhutani, juga mendorong pengelolaan wisata yang selaras dengan prinsip kelestarian hutan dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa sekitar,” ujarnya.

Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata, Darmanta menambahkan bahwa kegiatan monitoring untuk memastikan setiap bentuk pemanfaatan kawasan hutan memiliki tata kelola yang baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pengembangan wisata hutan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Perhutani KPH Gundih Panen Raya Agroforestry Tebu Mandiri di Lahan Seluas 3 Hektare

Dengan berdirinya wisata Embun Bening selama ini telah membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi warga,khususnya warga Desa Rambat dan sekitarnya.

Sementara itu, pengelola wisata Embun Bening ,Rina Widiawati, menyambut baik kegiatan evaluasi dan monev yang dilaksanakan jajaran Perhutani serta mengapresiasi perhatian dan pendampingan yang rutin dilakukan Perhutani.

Ia, menilai kegiatan monitoring dan evaluasi menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengelolaan wisata.

“Dengan adanya monev dari Perhutani. Banyak masukan yang bisa kami tindak lanjuti untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Evaluasi ini menjadi bahan perbaikan agar pengelolaan wisata semakin tertata, aman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung. Kami juga berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaan wisata,” ungkapnya.

Melalui kegiatan monev ini, Perhutani, berharap pengembangan wisata hutan Embun Bening Kedungombo Park, semakin optimal, berdaya saing, dan dapat berkembang terus. Perhutani, juga terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar pengelolaan wisata hutan mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar kawasan hutan.

Laporan: Wahyu

Berita Terkait

Kebakaran Rumah di Sambirejo Putatnganten, Api Bermula dari Kompor, Kerugian Capai Rp 150 Juta
Perhutani KPH Telawa Perkuat Sinergi dengan LMDH Manunggal Jati untuk Jaga Kelestarian Hutan
Perhutani bersama TNI,Polri dan Masyarakat Sosialisasikan Pencegahan Karhutla
Sidang Ilegal Logging: Kades Lebengjumuk Dituntut 1,5 Tahun Penjara, Penasihat Hukum Ajukan Pembelaan
P3A Putatnganten Maksimalkan Proyek P3-TGAI, Bongkar Bangunan Lama dan Tambah Saluran Demi Lancarnya Irigasi
Senin Pagi Rumah Hangus Terbakar di Karanganyar Karangrayung, Diduga Korsleting Listrik
Pilkades Serentak Desember 2026, Amin Ahmadi Siap Menangkan dan Wujudkan Dempel Bermartabat
Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81: Warga Sambirejo RT 01 Putatnganten Gelar Jalan Sehat Bertabur Doorprize

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:19 WIB

Perhutani KPH Telawa Laksanakan Monev Pengelolaan Wisata Embun Bening Kedungombo Park

Sabtu, 19 September 2026 - 08:46 WIB

Kebakaran Rumah di Sambirejo Putatnganten, Api Bermula dari Kompor, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 14:27 WIB

Perhutani KPH Telawa Perkuat Sinergi dengan LMDH Manunggal Jati untuk Jaga Kelestarian Hutan

Kamis, 10 September 2026 - 22:14 WIB

Perhutani bersama TNI,Polri dan Masyarakat Sosialisasikan Pencegahan Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Sidang Ilegal Logging: Kades Lebengjumuk Dituntut 1,5 Tahun Penjara, Penasihat Hukum Ajukan Pembelaan

Berita Terbaru