Progres Penanganan Kasus Kematian Darso Oleh Polda Jateng Terus Berlanjut, Simak Penjelasannya

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol. Dwi Subagio. (Dok. Ist)

Foto: Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol. Dwi Subagio. (Dok. Ist)

SEMARANG || Portaljatengnews.com – Polda Jateng bidang Direktorat Tindak Pidana Umum memastikan penanganan perkara meninggalnya Darso yang diduga dianiaya di Yogyakarta prosesnya naik ketahap penyidikan.

Hal itu diungkapkan Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol. Dwi Subagio menanggapi perkara meninggalnya Darso yang diduga melibatkan oknum polisi.

“Sampai dengan saat ini sebanyak 36 orang sudah kami periksa, 6 diantaranya anggota polisi,” terang Kombes Pol. Dwi Subagio. Senin (10/2/2025).

Dwi Subagio menyebut, pihaknya belum menetapkan tersangka.

“Untuk Penetapan tersangka belum ada, tetapi dalam waktu dekat kami akan gelar perkara, apakah ini bisa ditetapkan tersangka atau tidak,” jelasnya.

Baca Juga :  Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Demak, Polisi Cari Keluarga Korban

Ia pun berpesan kepada keluarga almarhum (Darso), bahwa pihak kepolisian Jawa Tengah khususnya bidang Direktorat Tindak Pidana Umum, dalam hal ini melakukan penanganan sesuai aturan.

“Yakinlah bahwa kami transparan dalam mengungkap perkara ini. Apapun hasilnya akan kami sampaikan,” kata Dwi Subagio.

Untuk diketahui, tim Kedokteran Forensik Polda Jawa Tengah telah melakukan ekshumasi terhadap jenazah Darso (43), pada Senin, (13/1/2025) lalu. Darso yang merupakan warga Gilisari Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang itu diduga tewas akibat dianiaya polisi.

Proses penggalian dan pemeriksaan jenazah berlangsung di Pemakaman Umum Desa Gilisari Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen. Pihaknya menjelaskan ekshumasi ini sebagai salah satu upaya untuk mencari bukti forensik yang dapat mengungkap penyebab kematian Darso.

Baca Juga :  Awal Tahun 2025, Polres Blora Ungkap Kasus Persetubuhan Anak

Pihaknya menyebut bahwa, ekshumasi telah selesai dilaksanakan. Namun, masih ada sampel organ yang harus dilakukan penelitian oleh tim kedokteran forensik dalam bentuk kegiatan patologi anatomi, sebagai salah satu bentuk dukungan untuk menentukan penyebab kematian.

Sebelumnya, anggota Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Yogyakarta dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Jateng atas dugaan penganiayaan terhadap Darso, yang berujung pada kematian. Laporan itu dilayangkan oleh keluarga mendiang Darso pada Sabtu, 11 Januari 2025.

(Vio Sari)

Berita Terkait

Rumah Kosong di Banjarejo Blora Ludes Terbakar Akibat Tersambar Petir
Lalai Pindahkan BBM di Dekat Api, Warga Blora Alami Luka Bakar
Dugaan Jebakan di Balik OTT Wartawan Mojokerto, Vio Sari: Tangkap Juga Pelaku Penyuap!
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Demak, Polisi Cari Keluarga Korban
Dugaan Perundungan Massal di Undip, Korban Alami Luka Serius
Tanah Bergerak di Sukabumi: 90 Rumah Terdampak, 355 Jiwa Mengungsi
CILEGON GEMPAR: Putra Tokoh PKS Ditemukan Tewas Mengenaskan dengan Puluhan Luka Tusuk!
Skandal Pelecehan di SDN Leyangan: Guru Ngaji Diduga Terlibat, Upaya Damai Jadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 07:32 WIB

Rumah Kosong di Banjarejo Blora Ludes Terbakar Akibat Tersambar Petir

Jumat, 10 April 2026 - 11:10 WIB

Lalai Pindahkan BBM di Dekat Api, Warga Blora Alami Luka Bakar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:11 WIB

Dugaan Jebakan di Balik OTT Wartawan Mojokerto, Vio Sari: Tangkap Juga Pelaku Penyuap!

Senin, 9 Maret 2026 - 11:04 WIB

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Demak, Polisi Cari Keluarga Korban

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:28 WIB

Dugaan Perundungan Massal di Undip, Korban Alami Luka Serius

Berita Terbaru