Remaja di Todanan Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Akhiri Hidup karena Masalah Pribadi

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BLORA || Portaljatengnews.com – Seorang remaja laki-laki berinisial AFS, 14 tahun, warga Dukuh Sumberejo, Desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Minggu, 26 April 2026, sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Todanan Iptu Suhari, S.H., M.H. melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H. membenarkan kejadian tersebut. “Benar, Polsek Todanan telah mendatangi TKP adanya laporan warga terkait seorang remaja yang meninggal dunia diduga karena gantung diri. Saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Blora Bersama Bupati: Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 2025 Hingga Sumpah PAW

Peristiwa pertama kali diketahui oleh orang tua korban yang pulang dari bekerja. Saat membuka pintu kamar, korban sudah dalam kondisi tergantung. Sontak saksi berteriak meminta tolong sehingga warga sekitar berdatangan. Kepala Desa Kedungbacin kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Todanan.

Petugas Polsek Todanan bersama Koramil, Satpol PP, dan tim medis Puskesmas Gondoriyo segera mendatangi lokasi. Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari keterangan saksi dan hasil pemeriksaan, dugaan sementara korban mengakhiri hidupnya karena masalah pribadi. Namun kami tetap melakukan pendalaman,” tambah AKP Midiyono.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri 1447 H, KPH Randublatung Bagikan 470 Paket Sembako untuk Tenaga Kerja

Polisi telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, mengamankan barang bukti, dan membuat laporan. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

AKP Midiyono mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih memperhatikan kondisi psikologis anak dan remaja. “Jika ada permasalahan, mari kita bicarakan baik-baik. Jangan memendam sendiri. Silakan minta bantuan keluarga, tokoh agama, atau layanan konseling,” pesannya.

Laporan: Wawan

Berita Terkait

Camat Randublatung dan KPH Bahas Revitalisasi Taman Wisata Randublatung
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Perhutani KPH Randublatung Sambut Hangat Peserta Gowes Forest Cycling Community
KPH Randublatung Gelar Audit Penilikan V PHL 2026
Pemprov Jateng Tambah Anggaran Jalan Randublatung-Cepu Blora Jadi Rp28,7 Miliar
HMI Blora Audiensi Ke DPRD Dorong Sumur Minyak Rakyat Bisa Menambah PAD
3 Rumah di Kedungtuban Terbakar Diduga Akibat Kelalaian Memasak
GRIB Jaya Blora Gelar Syukuran SK Ketua dan Konsolidasi Organisasi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:55 WIB

Camat Randublatung dan KPH Bahas Revitalisasi Taman Wisata Randublatung

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:35 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Randublatung Sambut Hangat Peserta Gowes Forest Cycling Community

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

KPH Randublatung Gelar Audit Penilikan V PHL 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:33 WIB

Pemprov Jateng Tambah Anggaran Jalan Randublatung-Cepu Blora Jadi Rp28,7 Miliar

Berita Terbaru