Rumah Seorang Janda Warga Sendangharjo Karangrayung Terancam Runtuh Akibat Tanah Longsor, Berharap Bantuan Cepat Turun

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sutarmi (kiri) menangis saat memberikan keterangan kepada Portaljatengnews.com terkait terancamnya rumah miliknya runtuh akibat tanah longsor.

Foto: Sutarmi (kiri) menangis saat memberikan keterangan kepada Portaljatengnews.com terkait terancamnya rumah miliknya runtuh akibat tanah longsor.

GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Sutarmi (58) seorang janda warga dusun Gadoh, Desa Sendangharjo, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, hanya bisa pasrah dengan kondisi rumahnya yang terancam runtuh akibat tanah di belakang rumahnya longsor.

Menurut penuturan Sutarmi, peristiwa tanah longsor terjadi sudah 10 hari lalu dan telah dilaporkan ke RT setempat.

“Kejadian tanah longsor ini sudah 10 hari yang lalu, dan sudah saya laporkan ke pak RT,” tutur wanita paruh baya yang sehari-harinya menjadi buruh tani. Jumat (23/5/2025).

Baca Juga :  Dana RTLH Diduga Sudah Turun, Endang Janda Tiga Anak di Putatnganten Grobogan Masih Bertahan di Rumah Keropos

Namun, lanjut kata Sutarmi, laporannya kepada ketua RT setempat tidak ada tindaklanjutnya.

“Kata pak RT sudah dilaporkan ke Kadus, dan Kadus mau mengecek kesini tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” kata Sutarmi. Jumat (23/5/2025).

Ia berharap segera ada bantuan penanganan dari pemerintah kabupaten untuk mencegah terjadinya longsor susulan.

Baca Juga :  Perhutani KPH Telawa Laksanakan Monev Pengelolaan Wisata Embun Bening Kedungombo Park
Kondisi tanah yang mengalami longsor mengancam rumah diatasnya.

Kepala desa (kades) Sendangharjo, saat dihubungi via telpon untuk meminta konfirmasi terkait warganya yang mengeluh tanah longsor, namun kades tidak dapat dihubungi.

Selain itu, Kepala pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, saat dihubungi via handphone juga tidak ada respon.

Kini Sutarmi, yang tinggal seorang diri, rumahnya terancam longsor susulan. Berharap secepatnya ada bantuan turun.

Laporan: Wahyu
Editor: Heri

Berita Terkait

Dana RTLH Diduga Sudah Turun, Endang Janda Tiga Anak di Putatnganten Grobogan Masih Bertahan di Rumah Keropos
Ratusan Warga Kawal H. Moh. Asrori Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Kades Putatnganten
Karyawan Perhutani KPH Telawa Peduli Bantu Air Bersih untuk Warga Cekel
Milad Pengasuh Padepokan Ki Ageng Selo, Pusaka Bersejarah Berusia 500 Tahun Dihadirkan untuk Kapolri Baru dan Presiden
Kedepankan Kode Etik dan Kekompakan, DPC INSPI Grobogan Resmi Terbentuk
Perhutani KPH Telawa Laksanakan Monev Pengelolaan Wisata Embun Bening Kedungombo Park
Kebakaran Rumah di Sambirejo Putatnganten, Api Bermula dari Kompor, Kerugian Capai Rp 150 Juta
Perhutani KPH Telawa Perkuat Sinergi dengan LMDH Manunggal Jati untuk Jaga Kelestarian Hutan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Dana RTLH Diduga Sudah Turun, Endang Janda Tiga Anak di Putatnganten Grobogan Masih Bertahan di Rumah Keropos

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Ratusan Warga Kawal H. Moh. Asrori Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Kades Putatnganten

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Karyawan Perhutani KPH Telawa Peduli Bantu Air Bersih untuk Warga Cekel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Milad Pengasuh Padepokan Ki Ageng Selo, Pusaka Bersejarah Berusia 500 Tahun Dihadirkan untuk Kapolri Baru dan Presiden

Jumat, 25 September 2026 - 16:56 WIB

Kedepankan Kode Etik dan Kekompakan, DPC INSPI Grobogan Resmi Terbentuk

Berita Terbaru