Temuan Mayat di Res Siranda PDAM Tirta Moedal, Polda Jateng Telusuri Penyebab Kematian

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, saat memberikan penjelasan terkait hasil penyelidikan Temuan mayat di Reservoir Siranda milik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, saat memberikan penjelasan terkait hasil penyelidikan Temuan mayat di Reservoir Siranda milik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang.


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Penyelidikan temuan mayat di Reservoir Siranda milik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terus berlanjut. Peristiwa yang melibatkan Polda Jateng telah memeriksa delapan saksi sebagai bahan penyelidikan.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, menyampaikan, pihaknya sudah melakukan visum terhadap jenazah, berharap hasilnya bisa menjadi petunjuk bagi penyidik untuk mengungkap kasus tersebut.

“Kami sudah memeriksa delapan saksi terdiri atas satpam tempat hiburan, keluarga, dan teman yang saat itu merayakan acara malam dengan yang bersangkutan,” jelas Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto saat ditemui di Reservoir Siranda, pada Jumat, (22/8/ 2025).

Artanto mengatakan pihaknya juga sedang mencari orang yang diduga berkelahi dengan korban sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di dalam Reservoir Siranda.

“Kami masih (fokus) yang diduga terlibat perkelahian itu, dengan siapa. Masih tahap pencarian,” bebernya.

Artanto kemudian menceritakan melalui rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian sebelum korban ditemukan tewas.

Baca Juga :  18 Paket Sabu Jadi Pintu Masuk, Dit Resnarkoba Polda Jateng Tangkap Pengedar Kedua dengan 33 Paket

Dari hasil rekaman CCTV, awalnya korban bersama dua rekannya menaiki satu sepeda motor. Korban berada di tengah, diapit kedua temannya.

Saat di depan TKP, korban turun dari sepeda motor. Lalu karena sempoyongan karena diduga mabuk, korban hendak naik sepeda motor lagi namun ditolak kedua rekannya dan kemudian ditinggal di depan TKP.

“Jadi setelah ditinggal kemudian kita monitor lagi korban ini berusaha naik pagar rumah. Pagar rumah itu yang kita lihat itu (rumah di samping Reservoir Siranda). Terus naik namun tidak berhasil. Karena posisi mungkin sempoyongan, dia tidak mampu untuk konsentrasi untuk naik pagar akhirnya menghilang (tak terlihat CCTV). Nah, setelah itu sudah tidak ada lagi informasi perkembangan tentang yang bersangkutan. Dan akhirnya pihak dari orang tua korban-karena anaknya tidak pulang-melapor ke pihak kepolisian,” jelasnya.

Setelah mendapat laporan pihak keluarga, lanjut Artanto, pihak kepolisian kemudian berusaha mencari selama beberapa hari hingga menelusuri melalui CCTV dan korban terakhir terlihat pada CCTV berada di dekat Reservoir Siranda.

Baca Juga :  Sidang Gugatan Praperadilan Penetapan Tersangka Walikota Semarang Oleh KPK Digelar Hari Ini

“Kemudian tim penyidik atau Tim Resmob berusaha menyisiri, berputar dan salah satu anggota kami melongok ke dalam reservoir tersebut. Ternyata di dalam itu ada korban. Akhirnya ditemukanlah korban di dalam reservoir tersebut dan langsung dilakukan evakuasi terhadap mayat tersebut,” paparnya.

Terkait hasil autopsi jenazah, Kombes Pol Artanto mengaku hingga saat ini masih menunggu hasilnya karena secara resmi belum ada pernyataan dari dokter tentang hasil autopsi.

Nantinya jika hasil autopsi sudah keluar maka akan dijadikan bahan penyelidikan bagi penyidik untuk mengungkap apa penyebab korban bisa meninggal dunia dan masuk dalam Reservoir Siranda.

“Hasil autopsi masih kami tunggu keterangan resmi dari dokter. Nanti juga akan digunakan sebagai bahan penyelidikan untuk mengetahui penyebab korban ini meninggal dan kenapa bisa masuk ke Reservoir Siranda,” pungkasnya.

Vio Sari

Editor : Heri

Berita Terkait

18 Paket Sabu Jadi Pintu Masuk, Dit Resnarkoba Polda Jateng Tangkap Pengedar Kedua dengan 33 Paket
Peserta Aksi Tiba di Johar, Personel Polda Jateng Layani dan Arahkan Kendaraan agar Tak Ganggu Lalu Lintas
Jaga Profesionalisme, Bid Propam Polda Jateng Lakukan Pengecekan Personel Sebelum Bertugas di Tugu Muda
Polda Jateng Imbau Peserta Aksi Mahasiswa di Semarang Sampaikan Aspirasi Tanpa Melanggar Hukum
Polda Jateng Ajak Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi Ajakan Aksi di Media Sosial
BNPT Dorong Ponpes Al Muttaqin Bangun Kemandirian Ekonomi
Kombes Pol Slamet Loesiono Ubah Limbah Menjadi Produk Bernilai melalui Proyek “EKSPRESI HIJAU”
Kapolda Jateng Berikan Penghargaan Kepada 37 Personel Polri dan 12 Masyarakat yang Berprestasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:08 WIB

18 Paket Sabu Jadi Pintu Masuk, Dit Resnarkoba Polda Jateng Tangkap Pengedar Kedua dengan 33 Paket

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Peserta Aksi Tiba di Johar, Personel Polda Jateng Layani dan Arahkan Kendaraan agar Tak Ganggu Lalu Lintas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Jaga Profesionalisme, Bid Propam Polda Jateng Lakukan Pengecekan Personel Sebelum Bertugas di Tugu Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Polda Jateng Ajak Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi Ajakan Aksi di Media Sosial

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:43 WIB

BNPT Dorong Ponpes Al Muttaqin Bangun Kemandirian Ekonomi

Berita Terbaru