Aksi Damai di Semarang: Aliansi Masyarakat Jateng Minta Proses Hukum Objektif dan Bebas Intervensi

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Aliansi Masyarakat Jawa Tengah Bersatu Tolak Korupsi menegaskan bahwa jabatan tidak boleh menjadi tameng hukum. Dalam aksi damai yang digelar di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (24/7/2026), mereka mendesak penegakan hukum yang cepat, transparan, dan setara bagi siapa saja.

Aksi berlangsung tertib dan khidmat mulai pukul 10.00 hingga 10.30 WIB, ditutup dengan penghormatan kepada Sang Merah Putih sebagai wujud komitmen menjaga marwah hukum negara. Kegiatan ini menjadi respon keprihatinan masyarakat terhadap perkembangan penanganan dugaan perkara yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Baca Juga :  Tambang Berkedok Agrowisata Marak di Jateng, RPK-RI Ungkap Keterlibatan Oknum Pejabat

Melalui pernyataan sikap yang diserahkan kepada pihak berwenang, aliansi menyampaikan lima tuntutan utama:

– Mendesak aparat penegak hukum memberikan kepastian hukum secara terbuka dan profesional terkait perkembangan perkara.
– Menuntut pemeriksaan berjalan independen, transparan, serta bebas dari segala bentuk intervensi pihak manapun.
– Mendesak penetapan status hukum dan penahanan apabila bukti permulaan serta syarat hukum telah terpenuhi.
– Menolak segala bentuk perlindungan, konflik kepentingan, dan praktik tebang pilih dalam setiap tahapan proses hukum.
– Mengajak seluruh elemen bangsa turut mengawal proses ini hingga tuntas demi keadilan yang nyata.

Baca Juga :  Perhutani KPH Semarang Hadiri Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla Bersama Stakeholder di Boyolali

Para demonstran juga mengangkat pesan tegas sebagai landasan aksi: “Jabatan bukan tameng hukum! Jika bukti cukup, periksa dan tahan! Keadilan tidak boleh tunduk pada kekuasaan! Hukum yang lambat adalah keadilan yang terabaikan!”

Aliansi menegaskan bahwa gerakan ini sama sekali bukan untuk merendahkan institusi penegak hukum, melainkan upaya mengembalikan kepercayaan publik. Mereka ingin memastikan hukum berlaku setara tanpa memandang jabatan, kedudukan, maupun pengaruh seseorang.

Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan yang bertugas di lokasi.

(tgh/*)

Editor : Heri

Berita Terkait

Polda Jateng Perkuat Strategi Humas agar Lebih Dekat dengan Masyarakat dan Gen Z Melalui Podcast
PT Praba Mas Hill Gercep Perbaiki Jalan Abdul Rahman Saleh Kalipancur
Perhutani Dukung Penyediaan Air Bersih melalui Pembangunan Water Treatment Plant Bendungan Jragung
Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Bambankerep Lomba Catur Pererat Persaudaraan
Ketum RPK-RI Kritik Lambatnya Pemulihan Kerugian Dana APBD Jateng
Galian C Diduga Ilegal Rowosari Beroperasi Belasan Tahun, Polda Jateng Dipertanyakan
Perhutani KPH Semarang Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Sarana TK Tunas Rimba II Gablog
Kasus Pengrusakan Rumah di Semarang Timur Berlarut Setahun, Permohonan SP2HP di Polrestabes Diabaikan?

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:58 WIB

Polda Jateng Perkuat Strategi Humas agar Lebih Dekat dengan Masyarakat dan Gen Z Melalui Podcast

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:36 WIB

Aksi Damai di Semarang: Aliansi Masyarakat Jateng Minta Proses Hukum Objektif dan Bebas Intervensi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:41 WIB

PT Praba Mas Hill Gercep Perbaiki Jalan Abdul Rahman Saleh Kalipancur

Senin, 20 Juli 2026 - 17:42 WIB

Perhutani Dukung Penyediaan Air Bersih melalui Pembangunan Water Treatment Plant Bendungan Jragung

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:53 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Bambankerep Lomba Catur Pererat Persaudaraan

Berita Terbaru