Proyek Swakelola atau Penunjukan? Ketua Panitia SDN 04 Kertasari Sebut Rekanan Ditunjuk Anggota Dewan

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto: Kegiatan revitalisasi SDN 4 Kertasari, Kec. Suradadi, Kab. Tegal.

Kolase foto: Kegiatan revitalisasi SDN 4 Kertasari, Kec. Suradadi, Kab. Tegal.


KAB. TEGAL || Portaljatengnews.com – Pelaksanaan proyek revitalisasi di SD Negeri 04 Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, mulai menuai perhatian. Pasalnya, proyek yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut dinilai kurang transparan karena tidak ditemukannya papan informasi di lokasi pekerjaan. Rabu (4/2/2026).

Anggaran Masuk Rekening Panitia, Pekerjaan Diserahkan ke Pihak Ketiga

Berdasarkan keterangan dari Ketua Panitia Revitalisasi SDN 04 Kertasari, Sugino, S.Pd., total anggaran yang dikucurkan untuk pembenahan sarana pendidikan tersebut mencapai Rp400 juta.

Baca Juga :  Diduga Ada Konflik Kepentingan, Pemdes Plumbungan Tegal Hentikan Kerjasama dengan UD Milik Anak Pendamping Desa

Sugino menjelaskan bahwa secara administrasi, dana tersebut memang masuk ke rekening panitia revitalisasi. Namun, dalam pelaksanaannya, pekerjaan fisik proyek diserahkan sepenuhnya kepada pihak rekanan.

“Dana tersebut masuk ke rekening panitia, namun untuk kegiatan revitalisasi sudah diserahkan ke rekanan yang bernama Rizal,” ujar Sugino saat dikonfirmasi media.

Dugaan Keterlibatan Anggota DPRD Kabupaten Tegal

Lebih lanjut, Sugino mengungkapkan bahwa penunjukan Rizal sebagai pelaksana proyek bukan dilakukan oleh pihak sekolah, melainkan atas arahan dari anggota DPRD Kabupaten Tegal.

Baca Juga :  Satlantas Polres Tegal Hadirkan Layanan Samsat Keliling Program "Tilik Desa" Bupati Tegal

“Yang menunjuk Rizal adalah R, anggota DPRD Kabupaten Tegal. Beliau (R) juga merupakan koordinator revitalisasi sekolah untuk wilayah Suradadi,” tambah Sugino.

Soroti Transparansi Publik

Meski proyek tengah berjalan, hasil pantauan media di lokasi menunjukkan adanya kejanggalan terkait keterbukaan informasi publik. Tidak ditemukannya papan informasi proyek di area sekolah menjadi tanda tanya besar. Padahal, papan informasi merupakan instrumen vital sebagai bentuk transparansi agar masyarakat dapat mengetahui sumber dana (APBD/DAK), volume pekerjaan, jangka waktu pelaksanaan, dan nama perusahaan atau pihak pelaksana.

Baca Juga :  Polres Tegal Berhasil Menangkap Pelaku Pengedar Narkotika Jenis Shabu

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana Rizal maupun anggota DPRD yang bersangkutan terkait mekanisme penunjukan rekanan dan ketiadaan papan informasi di lokasi proyek.

Laporan: Bambang Amin

Editor : Heri

Berita Terkait

Kapolsek Adiwerna Tegal Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Warga
Geger Dugaan Penahanan ATM Bansos di Desa Penujah Tegal, Kades DY Bungkam
Diduga Ada Konflik Kepentingan, Pemdes Plumbungan Tegal Hentikan Kerjasama dengan UD Milik Anak Pendamping Desa
Pengelolaan Dana Ketahanan Pangan Desa Kemuning Rp189 Juta Jadi Sorotan, Sekdes Mengaku Tak Tahu Menahu
Wara-Wara, Polres Tegal Bakal Gelar Operasi Zebra Candi Mulai Tanggal 17-30 November 2025
Polres Tegal Berhasil Menangkap Pelaku Pengedar Narkotika Jenis Shabu
Polres Tegal Ungkap Kasus Curat di Alfamart Lebakwangi
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal Turun ke Pasar Margasari, Tampung Keluhan Pedagang

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:37 WIB

Proyek Swakelola atau Penunjukan? Ketua Panitia SDN 04 Kertasari Sebut Rekanan Ditunjuk Anggota Dewan

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:15 WIB

Kapolsek Adiwerna Tegal Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Warga

Senin, 19 Januari 2026 - 17:07 WIB

Geger Dugaan Penahanan ATM Bansos di Desa Penujah Tegal, Kades DY Bungkam

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:45 WIB

Diduga Ada Konflik Kepentingan, Pemdes Plumbungan Tegal Hentikan Kerjasama dengan UD Milik Anak Pendamping Desa

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:33 WIB

Pengelolaan Dana Ketahanan Pangan Desa Kemuning Rp189 Juta Jadi Sorotan, Sekdes Mengaku Tak Tahu Menahu

Berita Terbaru