Pelapor Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dokumen BPJS Ketenagakerjaan Kembali Diperiksa Polisi

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


BLORA || Portaljatengnews.com – Pelapor berinisial (WL) bersama satu saksi (S) dalam kasus dugaan Penyalahgunaan Dokumen BPJS Ketenagakerjaan yang melibatkan perangkat desa Plosorejo Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, kembali memenuhi panggilan penyidik Unit 1 di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Blora, Kamis (12/2/2026).

Dari pantauan dilapangan, WL dan S merupakan warga Kecamatan Randublatung itu tiba di Mapolres Blora sekira pukul 08.30 WIB. Selang setengah jam atau sekitar pukul 09.06 WIB keduanya memasuki ruang penyidik untuk menjalani pemeriksaan.

WL dan S diperiksa secara marathon, tampak mereka keluar ruangan diberikan istirahat untuk makan dan sholat pada pukul 13.30 WIB kemudian bergegas masuk ruangan kembali satu jam kemudian.

Kasat Reskrim Polres Blora melalui Kanit 1 Ipda. Suwanto saya dikonfirmasi mengatakan, bahwa lamanya pemeriksaan merupakan upaya pendalaman yang saat ini tengah ditangani.

Baca Juga :  Tepis Isu Tutup Mata, Polres Blora Tindak Tegas Penambangan Minyak Ilegal

“Ini memang lama, kami terus melakukan pendalaman,” ujarnya.

Sementara itu, S selalu saksi saat dikonfirmasi mengaku, jika dirinya dicerca puluhan pertanyaan.

“Saya lupa berapa pertanyaan, tapi banyak pertanyaannya seputar kasus penyalahgunaan dokumen atas pencairan BPJS ketenagakerjaan,” katanya.

Terpisah, WL mengaku, jika pertanyaan yang diajukan memang banyak sekali. Dia berharap agar kasusnya segera gamblang. “Sudah beberapa kali saya diminta keterangan, harapannya segera gamblang,” ucapnya.

Dari informasi terpercaya salah satu bank juga dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan pungli dan pemerasan BPJS Ketenagakerjaan.

“Salah satu bank yang mencairkan dana, hari ini rencana dipanggil unit 2,” ucapnya.

Baca Juga :  Cek Kesehatan Gratis di KPH Randublatung, Wujud Dukungan Asta Cita Presiden Prabowo

Kasus tersebut mencuat setelah adanya laporan dari warga yang merasa menjadi korban terkait pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai tidak sesuai. Kemudian korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Blora dengan dugaan pungli dan pemerasan. Adapun kasus tersebut diduga melibatkan oknum perangkat desa Ngrawut inisial P beserta istrinya inisial NY.

Polisi telah melakukan penyelidikan mendalam dan berjanji akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat dalam kasus tersebut.

Masyarakat Blora berharap agar pihak kepolisian dapat segera menuntaskan kasus ini dan memberikan keadilan bagi para korban. Kasus ini menjadi perhatian serius karena mencoreng citra pemerintahan desa dan merugikan masyarakat.

Laporan: Wawan

Editor : Heri

Berita Terkait

Ditemukan Jasad di Aliran Sungai Kering, Polsek Jiken Blora Lakukan Evakuasi
Yoto Bantah Beri Uang Damai Rp 35 Juta, Sebut Tuduhan Kades Buloh Hoaks
Komplotan Spesialis Pembobol Toko di Blora Berhasil Diungkap, Polisi Amankan Tiga Pelaku
Kapolsek Kunduran Bantah Terima Uang Damai Rp 35 Juta dalam Kasus Kayu Ilegal
Cek Kesehatan Gratis di KPH Randublatung, Wujud Dukungan Asta Cita Presiden Prabowo
Perhutani Randublatung Gandeng Forkopimcam dan TNI Perkuat Pelestarian Hutan
Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Bupati Lantik 191 Pejabat
Perhutani dan Polsek Kunduran Sita 134 Batang Kayu Jati Ilegal Senilai Ratusan Juta di Blora

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45 WIB

Ditemukan Jasad di Aliran Sungai Kering, Polsek Jiken Blora Lakukan Evakuasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:42 WIB

Yoto Bantah Beri Uang Damai Rp 35 Juta, Sebut Tuduhan Kades Buloh Hoaks

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:11 WIB

Komplotan Spesialis Pembobol Toko di Blora Berhasil Diungkap, Polisi Amankan Tiga Pelaku

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Kapolsek Kunduran Bantah Terima Uang Damai Rp 35 Juta dalam Kasus Kayu Ilegal

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:51 WIB

Cek Kesehatan Gratis di KPH Randublatung, Wujud Dukungan Asta Cita Presiden Prabowo

Berita Terbaru