Kapolda Jateng Tegaskan Peringatan May Day Tanpa Kekerasan, 1.133 Personel Polri Siap Berikan Pelayanan Humanis Saat Aksi Unjuk Rasa

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SEMARANG || Portaljatengnews.com –  Polda Jawa Tengah menggelar apel kesiapan pelayanan kepolisian secara humanis dan empatif dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Jatenf Irjen Pol Ribut Hari Wibowo saat memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mapolda Jateng, pada Jumat (1/5/2026).

Dalam apel yang dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Latif Usman serta para Pejabat Utama Polda Jateng, dan diikuti personel Tim Polwan Negosiator dan Satgas Gakkum, Kapolda menyerahkan rompi khusus kepada Tim Polwan Negosiator sebagai wujud komitmen Polri mengedepankan upaya komunikasi dan empati dalam menghadapi aksi unjuk rasa.

Dalam arahannya, Kapolda Jateng menegaskan bahwa Polri berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam mengawal kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat pada peringatan May Day. Ia menekankan bahwa pendekatan humanis dan pengendalian diri menjadi kunci utama dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Polda Jawa Tengah hadir untuk mengawal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Saya tidak ingin ada tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota di lapangan. Kedepankan pendekatan persuasif dan komunikatif,” tegas Kapolda.

Baca Juga :  Meriah, Media PATROLI86.COM Rayakan Hari Jadi ke - 2

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar mampu mengendalikan emosi, terutama saat menghadapi potensi provokasi. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk pelanggaran hukum tetap harus ditindak secara tegas namun sesuai prosedur, tanpa disertai tindakan kekerasan.

“Jika ada provokasi, cukup diamankan sesuai aturan. Tidak boleh ada tindakan di luar prosedur. Kendalikan diri dan jaga sikap, karena yang kita bawa adalah nama baik institusi,” lanjutnya.

Sebagai langkah pengawasan internal, Kapolda memerintahkan jajaran Propam untuk melakukan pengecekan ketat terhadap personel yang bertugas, memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api maupun benda berbahaya lainnya di lapangan. Para perwira pengendali (Padal) juga diminta aktif mengendalikan anggotanya agar bertindak profesional dan sesuai batas kewenangan.

Dalam pengamanan May Day tahun ini, Polda Jateng menerjunkan sebanyak 1.133 personel yang terdiri dari jajaran Polda dan bantuan kendali operasi (BKO) dari sejumlah Polres. Selain itu, sebanyak 360 personel TNI dari Kodim Kota Semarang turut dilibatkan dalam pengamanan, yang disebar di berbagai titik aksi serta objek vital, termasuk SPBU dan lokasi strategis lainnya.

Baca Juga :  Agus: Berbadan Hukum Syarat Utama Media, Bukan Wajib Terdaftar Dewan Pers

Kehadiran Tim Polwan Negosiator juga menjadi bagian penting dalam strategi pengamanan, dengan mengedepankan pendekatan dialogis dan empatif guna menjaga situasi tetap kondusif selama berlangsungnya aksi.

Kapolda turut mengapresiasi kesiapan seluruh personel yang telah berlatih dan mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas secara optimal. Ia berharap sinergi dan profesionalisme yang terbangun dapat memastikan seluruh rangkaian kegiatan May Day berjalan aman, damai, dan bermartabat.

“Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian. Semoga kehadiran kita benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Vio Sari)

Berita Terkait

Bupati Semarang: Hak Pakai Kios Tidak Bisa Dipindahtangankan Secara Sepihak
Hari Bhayangkara ke-80: Polda Jateng Satukan Semangat Lewat Doa Bersama Lintas Agama
Perhutani KPH Semarang Hadiri Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla Bersama Stakeholder di Boyolali
Di Sela Agenda di Jawa Tengah, Wamen Kehutanan Berkunjung ke Jateng Valley di Penggaron
Lakukan Optimalisasi Aset, Perhutani KPH Semarang Bahas Peluang Kerja Sama dengan PT Havindo Pakan Optima
Pemkab Semarang Sidak Proyek Nandanavana, Telusuri Dugaan Pelanggaran Perizinan
Warga Candirejo Datangi DPRD Semarang, Desak Evaluasi hingga Pencopotan Lurah
DPRD Semarang Tegaskan: Penutupan Tegal Panas dan Gembol Wajib Tuntas 2026

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bupati Semarang: Hak Pakai Kios Tidak Bisa Dipindahtangankan Secara Sepihak

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:59 WIB

Perhutani KPH Semarang Hadiri Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla Bersama Stakeholder di Boyolali

Senin, 22 Juni 2026 - 19:35 WIB

Di Sela Agenda di Jawa Tengah, Wamen Kehutanan Berkunjung ke Jateng Valley di Penggaron

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:29 WIB

Lakukan Optimalisasi Aset, Perhutani KPH Semarang Bahas Peluang Kerja Sama dengan PT Havindo Pakan Optima

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:52 WIB

Pemkab Semarang Sidak Proyek Nandanavana, Telusuri Dugaan Pelanggaran Perizinan

Berita Terbaru