Sedekah Bumi Desa Sambung: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon “Pendowo Tani”

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


KUDUS || Portaljatengnews.com – Tradisi Sedekah Bumi yang telah mengakar kuat dan diwariskan turun-temurun kembali digelar meriah di Desa Sambung, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur, Pemerintah Desa Sambung menggelar pagelaran seni pertunjukan wayang kulit dengan mengangkat lakon bertema petani, “Pendowo Tani”.

Pentas seni berlangsung di halaman depan Balai Desa Sambung, di Jalan Kudus–Purwodadi Km 13, dan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang memadati lokasi acara. Dalam pagelaran ini, Ki Suwagi dipercaya sebagai dalang yang membawakan kisah sarat makna tersebut.

Lakon Pendowo Tani bukan sekadar hiburan semata. Cerita ini kaya akan pesan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat pedesaan, mengangkat nilai-nilai kerja keras, semangat gotong royong, serta pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan dalam bermasyarakat.

Baca Juga :  Mall Kuliner Hadir di Kota Kudus, Ada Juga Berbagai Kerajinan Tangan

Kepala Desa Sambung, Astuti Widiyawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dijaga keberadaannya. Bagi warga desa, Sedekah Bumi adalah momen sakral untuk berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan berkah hasil pertanian dan keselamatan yang senantiasa diberikan.

“Tradisi ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan wujud rasa syukur kami atas keberhasilan panen dan karunia alam. Selain itu, ini adalah upaya kami melestarikan warisan leluhur dan menjaga kesenian wayang kulit agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang. Tak kalah penting, kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujar Astuti.

Baca Juga :  Squad Macan Tutul Korwil Gebog Gelar Halal Bihalal: Ada Hiburan Dangdut dan Doorprize

Selain menyaksikan pertunjukan wayang, rangkaian acara juga diisi dengan doa bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan jajaran perangkat desa.

Pemerintah Desa Sambung berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi ini, yaitu kebersamaan dan semangat gotong royong, dapat terus terpatri dan menjadi kekuatan utama kemajuan desa. Di sisi lain, masyarakat pun menyambut antusias acara ini. Mereka menilai kisah Pendowo Tani sangat relevan dengan keseharian warga, memberikan hiburan sekaligus pelajaran hidup yang mendalam, khususnya bagi para petani yang menjadi tulang punggung desa.

Laporan: Faizun

Editor : Portaljatengnews.com

Berita Terkait

Sedekah Bumi Desa Kedungsari: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon Jaka Tingkir
POPDA 2026 Kudus: 98 Atlet Catur Beradu Strategi, Cari Bibit Berbakat
Dugaan Kelalaian Pangan, Kasus Keracunan MBG di SMA 2 Kudus Dilaporkan ke Polisi
Sinergi Awasi Program Strategis, AMPM Kudus Audiensi dengan Polres Bahas MBG
AMPM Kudus Minta Klarifikasi ke Polres Kudus Terkait Keracunan Massal Siswa dari Program MBG
Squad Macan Tutul Korwil Gebog Gelar Halal Bihalal: Ada Hiburan Dangdut dan Doorprize
Parade Sewu Kupat Muria: Warisan Budaya yang Mempersatukan Masyarakat Lereng Muria
AMPM Deklarasi di Depan Menara Kudus, Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:21 WIB

Sedekah Bumi Desa Kedungsari: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon Jaka Tingkir

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:39 WIB

POPDA 2026 Kudus: 98 Atlet Catur Beradu Strategi, Cari Bibit Berbakat

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:35 WIB

Sedekah Bumi Desa Sambung: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon “Pendowo Tani”

Selasa, 14 April 2026 - 20:50 WIB

Dugaan Kelalaian Pangan, Kasus Keracunan MBG di SMA 2 Kudus Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 4 April 2026 - 07:37 WIB

Sinergi Awasi Program Strategis, AMPM Kudus Audiensi dengan Polres Bahas MBG

Berita Terbaru