BLORA || Portaljatengnews.com – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Randublatung dan TNI untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus membina masyarakat yang bergantung pada kawasan hutan.
Koordinasi tersebut digelar pada Sabtu, 16 Juni 2026 di Warung Makan Tower-Tower, Wot Lemah, Randublatung. Kegiatan ini dihadiri Kepala BKPH Beran Muslim, Camat Randublatung Tarkun, Danramil Randublatung Teguh Linarto, serta jajaran terkait.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Perhutani KPH Randublatung menekankan pentingnya komunikasi lintas sektor. Hal ini dinilai krusial mengingat sebagian besar warga Randublatung memiliki aktivitas ekonomi yang langsung berkaitan dengan kawasan hutan.
Kepala BKPH Beran Muslim menyatakan pembinaan dan penyadaran masyarakat harus dilakukan berkelanjutan melalui kolaborasi antara Perhutani, pemerintah kecamatan, dan TNI.
“Pembinaan masyarakat perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan. Masyarakat diperbolehkan mengelola lahan hutan sesuai ketentuan yang berlaku, namun tetap wajib mematuhi aturan agar kelestarian hutan tetap terjaga,” ujarnya.
Muslim juga menegaskan komunikasi yang baik dengan pemerintah kecamatan menjadi kunci menciptakan pengelolaan hutan yang tertib dan berkelanjutan.
Camat Randublatung Tarkun mengapresiasi inisiatif Perhutani yang terus menjalin koordinasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan.
“Terima kasih kepada Perhutani yang terus menjalin komunikasi aktif dengan pemerintah kecamatan. Masyarakat Randublatung memang sangat bergantung pada hutan, sehingga kesadaran untuk menjaga kelestariannya harus terus ditingkatkan karena hutan merupakan penyangga kehidupan,” kata Tarkun.
Senada, Danramil Randublatung Teguh Linarto menegaskan TNI siap mendukung upaya pelestarian hutan melalui sinergi lintas sektor.
“Pihak TNI siap mendukung program kehutanan yang bertujuan menjaga kelestarian hutan. Sinergi dan komunikasi yang baik dengan seluruh pihak sangat penting agar pengelolaan hutan dapat berjalan optimal,” ungkapnya.
Melalui sinergi Perhutani KPH Randublatung, Forkopimcam, dan TNI ini, diharapkan pembinaan masyarakat sekitar hutan terus meningkat. Tujuannya agar pengelolaan kawasan hutan berjalan sesuai ketentuan, tetap lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.
Laporan: Wawan







