Baru Jadi Pondasi, Proyek GOR di Pengkol Grobogan Terhenti Hampir Dua Tahun, Warga Sesalkan Prioritas Pembangunan

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi pembangunan Gedung Olahraga (GOR). Tampak pondasi bangunan yang terlihat dan ditumbuhi rumput liar.

Lokasi pembangunan Gedung Olahraga (GOR). Tampak pondasi bangunan yang terlihat dan ditumbuhi rumput liar.


GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Harapan warga Desa Pengkol, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan untuk memiliki fasilitas olahraga yang layak pupus sudah. Proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) yang digadang-gadang menjadi kebanggaan desa justru berakhir menjadi tumpukan pondasi saja, mangkrak tanpa kejelasan kelanjutan.

Berdasarkan keterangan warga setempat, pembangunan dimulai pada tahun 2024, tak lama setelah pekerjaan pembangunan jembatan di wilayah tersebut rampung. Namun nasib tak berpihak, sejak tahun 2025 lalu pekerjaan sama sekali tidak bergerak maju, padahal hingga saat ini hanya tahap pondasi yang selesai dikerjakan. Tidak ada tanda-tanda akan dilanjutkan, bahkan lokasi proyek kini terlihat terbengkalai dan mulai ditumbuhi rumput liar.

Tidak hanya itu, jembatan yang sudah dibangun sejak 2024 nampak terlihat melengkung. Warga khawatir jembatan yang sering dilalui itu bisa saja ambruk.

“Anggarannya lumayan besar, sekitar Rp1 miliar lebih. Tapi sayang sekali, uang sebanyak itu hanya menghasilkan pondasi saja, selain itu jembatannya juga melengkung. Khawatir ambruk, karena jembatan itu sering dilalui warga dan anak-anak sekolah,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Kamis (4/6/2026).

Baca Juga :  Acara Puncak HPN 2025 Grobogan Network di RM KSK Toroh Diisi Acara Interaktif, Simak Pesannya
Jembatan yang dibangun tahun 2024, terlihat melengkung.

Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat. Pasalnya, dana yang jumlahnya sangat besar itu dinilai akan jauh lebih bermanfaat jika dialihkan untuk memperbaiki akses jalan yang rusak parah dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Warga menilai anggaran negara justru terkesan dihamburkan untuk proyek yang tidak selesai dan tidak memberikan manfaat apa pun.

“Banyak jalan di sini yang butuh perhatian pemerintah desa. Tapi kenapa malah anggaran besar dikeluarkan untuk hal yang akhirnya mangkrak begini? Terkesan uang rakyat hanya dibuang percuma saja,” sesalnya.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-3, Portaljatengnews.com Teguhkan Komitmen Independensi dan Sinergitas Insan Pers

Warga pun pesimis pembangunan ini bisa diselesaikan oleh kepala desa saat ini. Mengingat masa jabatan kepala desa tinggal kurang dari satu tahun lagi, kemungkinan besar proyek ini hanya akan menjadi catatan kelam pembangunan yang tidak pernah selesai.

“Sepertinya kepala desa periode ini tidak akan bisa melanjutkannya lagi. Kalau tidak ada kepastian yang jelas, jangan-jangan pondasi yang sudah ada pun lama-lama rusak dan harus dibongkar lagi. Sungguh kerugian besar bagi desa kami,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pemerintah desa maupun pihak terkait mengenai penyebab penghentian proyek, penggunaan anggaran yang sudah dikeluarkan, serta rencana ke depannya. Warga berharap ada pihak yang bertanggung jawab dan transparansi mengenai dana yang telah digunakan agar hal serupa tidak terulang di masa mendatang.

Laporan: Samsul

Editor : Heri

Berita Terkait

Perhutani Tandatangani MoU Penanggulangan Bencana dengan BPBD Grobogan
Tragedi Sendang Theleng: Remaja Pelajar Tenggelam, Kapolsek Karangrayung Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Pernah Jadi Tersangka, Heri Sweke Kembali Berulah, Kali Ini Diduga Hina Wapres dan PSI
Dari Aspirasi Warga, Setu Wiyono Maju Pilkades, Bawa Harapan Baru untuk Desa Termas  
Teriakan “Salam Restorasi” Saat Pendaftaran Balon Kades Kapung, Netralitas Kadus di Grobogan Dipertanyakan
Dana RTLH Diduga Sudah Turun, Endang Janda Tiga Anak di Putatnganten Grobogan Masih Bertahan di Rumah Keropos
Ratusan Warga Kawal H. Moh. Asrori Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Kades Putatnganten
Karyawan Perhutani KPH Telawa Peduli Bantu Air Bersih untuk Warga Cekel

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Perhutani Tandatangani MoU Penanggulangan Bencana dengan BPBD Grobogan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Pernah Jadi Tersangka, Heri Sweke Kembali Berulah, Kali Ini Diduga Hina Wapres dan PSI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Dari Aspirasi Warga, Setu Wiyono Maju Pilkades, Bawa Harapan Baru untuk Desa Termas  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Teriakan “Salam Restorasi” Saat Pendaftaran Balon Kades Kapung, Netralitas Kadus di Grobogan Dipertanyakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Dana RTLH Diduga Sudah Turun, Endang Janda Tiga Anak di Putatnganten Grobogan Masih Bertahan di Rumah Keropos

Berita Terbaru