Kritik Menu MBG, Tokoh Masyarakat Blora: Perlu Pendekatan Konstruktif, Bukan Viralkan

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukirno, tokoh masyarakat.

Sukirno, tokoh masyarakat.


BLORA || Portaljatengnews.com – Viralnya kasus menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak layak konsumsi di berbagai daerah telah memicu berbagai kritik, bahkan hingga menjatuhkan program pemerintah yang bertujuan mulia ini.

Namun, Sukirno, tokoh masyarakat Blora, menyatakan rasa prihatinnya terhadap situasi ini. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan saat ini kurang konstruktif dan berpotensi mengancam keberlangsungan program yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa sekolah.

Baca Juga :  Pelaku Pencurian Cabai Asal Bojonegoro Diamankan Polsek Jepon

Sukirno menekankan, sebelum makanan dibagikan, pihak sekolah seharusnya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kualitas dan kesesuaian menu agar layak dikonsumsi.

Baca Juga :  Petani Randublatung Blora Kecewa Harga Gabah Hanya Dihargai Rp5.500 Oleh Tengkulak, Bulog Diminta Turun Ke Lapangan

Selain itu, jika orang tua menemukan makanan yang tidak layak, sebaiknya langsung melaporkan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk perbaikan segera, bukan memviralkannya di media sosial.

“Kondisi ini sungguh memprihatinkan. Program MBG sebenarnya memiliki tujuan yang sangat baik bagi anak-anak kita. Namun, jika hal ini terus berlanjut dengan cara yang tidak tepat, program ini bisa terhenti dan akhirnya menghambat upaya pemerintah dalam meningkatkan gizi siswa,” ujar Sukirno. Kamis (12/3/2026).

Baca Juga :  Korban Kebakaran Sumur Minyak di Blora Dapat Uluran Tangan Dari Wakapolda Jateng

Laporan: Wawan

Editor : Heri

Berita Terkait

Dandim 0721/Blora Pimpin Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Sumber
Ketela Boleng MBG Viral di Randublatung Bukan Basi, Kepala SPPG: Ciri Khas Ketela Cilembu
Jelang Idul Fitri 1447 H, KPH Randublatung Bagikan 470 Paket Sembako untuk Tenaga Kerja
Program GeMAR ANTaM di Blora Tak Berprogres, Desa Ingin Tarik Kembali Uang Rp 30 Juta
Tiga Warga Kunduran Terbakar Ledakan Gas Elpiji, Polisi Imbau Waspada Penggunaan di Dapur
Reses Yuyus Waluyo: Politik Lokal yang Berakar pada Kebutuhan Masyarakat
Kasus Dugaan Pungli Dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan di Blora Memanas, Pelapor Penuhi Panggilan Polisi
Polisi Terus Perdalam Kasus Dugaan Pungli dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan yang Libatkan Perangkat Desa Plosorejo Randublatung Blora

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:11 WIB

Kritik Menu MBG, Tokoh Masyarakat Blora: Perlu Pendekatan Konstruktif, Bukan Viralkan

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:47 WIB

Dandim 0721/Blora Pimpin Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Sumber

Senin, 9 Maret 2026 - 14:01 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H, KPH Randublatung Bagikan 470 Paket Sembako untuk Tenaga Kerja

Senin, 9 Maret 2026 - 13:53 WIB

Program GeMAR ANTaM di Blora Tak Berprogres, Desa Ingin Tarik Kembali Uang Rp 30 Juta

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:10 WIB

Tiga Warga Kunduran Terbakar Ledakan Gas Elpiji, Polisi Imbau Waspada Penggunaan di Dapur

Berita Terbaru

Boyolali

Polda Jateng Ungkap Kasus Mi Basah Berformalin di Boyolali

Rabu, 11 Mar 2026 - 19:28 WIB