LPBI NU Adakan Pelatihan Dapur Umum dan Pemenuhan Gizi Penyintas

- Redaksi

Senin, 17 Maret 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta pelatihan dapur umum dan pemenuhan gizi penyintas sedang dibreafing.

Para peserta pelatihan dapur umum dan pemenuhan gizi penyintas sedang dibreafing.

KUDUS || Portaljatengnews.com – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan lklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Lembaga Kesehatan (LK) NU Kudus. Mengadakan pelatihan dapur umum dan pemenuhan gizi penyintas.

Pelatihan dapur umum itu dilaksanakan pada hari Minggu 16 Maret 2025, bertempat di aula SMA Hasim As’Ari Kudus, Jl Mejobo No 45 Melati Kidul, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Kegiatan pelatihan dapur umum yang di selenggarakan oleh LBPI NU Kudus itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para relawan NU dalam menyediakan makanan yang sehat dan bergizi bagi masyarakat korban bencana.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari unsur Gerakan Fatayat ( GERFA) dan Korp Pelajar putri (KPP) IPP NU Kudus. Untuk pemateri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Drs Mundhir dan dari Lembaga Kesehatan NU, dr Renni Yulianti.

Baca Juga :  Anisa Audiensi ke Kapolres Kudus, Sampaikan Keluhan Lambatnya Penanganan Kasus

Pelatihan tersebut membahas tentang cara memasak yang sehat, pemenuhan gizi penyintas, dan pengelolaan dapur umum yang higienis. Serta pengetahuan gizi yang terkandung dalam sayur, buah, ikan, dan makanan lain.

Dalam kesempatan itu wakil Ketua NU cabang Kudus bidang LPBI Sakroni Harianto mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi keterampilan pada para peserta dari Garfa dan KPP IPP NU kudus supaya trampil dan mumpuni dalam mengelola dapur umum sekaligus pendistribusiannya.

Baca Juga :  POPDA 2026 Kudus: 98 Atlet Catur Beradu Strategi, Cari Bibit Berbakat

“Agar supaya nanti ketika terjadi bencana para peserta dan semua stakeholder yang ada di NU ini dapat mengelola dapur umum dengan management yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua panitia pelatihan dapur umum dan pemenuhan gizi, Romadhon mengatakan pihaknya mencoba untuk mengisi temen temen dari banom NU dari Garfa dan KPP yang terkait langsung dengan kebencanaan.

“Kadang di pengungsian, terkait gizi itu terlupakan, maka dari itu kami mengisi pelatihan gizi dan praktik dapur umum,” kata Romadhon.

Dia berharap setelah pelatihan ini ketika terjadi bencana para peserta bisa turun sebagai pelaksana dapur umum sekaligus pemenuhan gizinya.

Laporan: Faizun

Editor : Heri

Berita Terkait

Usai Tarik Rp 208 Juta di Bank, Uang dan Laptop Warga Kudus Raib dari Mobil
Polres Kudus Latih 399 Siswa SMKN 1 Kudus Pahami AI dan Waspadai Kejahatan Siber
HUT Kejaksaan ke-81, Kapolres Kudus Tekankan Pentingnya Sinergitas Antarlembaga
Sugianto Bantah Mabuk: Proses Tukar Tanah Desa Jatiwetan Sesuai Aturan
Kecelakaan Kerja di PG Rendeng Kudus, Seorang Pekerja Meninggal Dunia
Pemprov Jateng Salurkan 61 Kursi Roda Adaptif dan 27 Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Rapat Kerja Evaluasi, Lembaga Raudlatus Shibyan Kudus Tingkatkan Mutu Pendidikan
Aksi Damai di DPRD Kudus Berlangsung Tertib, Kapolres Apresiasi Penyampaian Aspirasi Santun

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:53 WIB

Usai Tarik Rp 208 Juta di Bank, Uang dan Laptop Warga Kudus Raib dari Mobil

Selasa, 8 September 2026 - 07:47 WIB

Polres Kudus Latih 399 Siswa SMKN 1 Kudus Pahami AI dan Waspadai Kejahatan Siber

Rabu, 2 September 2026 - 14:40 WIB

HUT Kejaksaan ke-81, Kapolres Kudus Tekankan Pentingnya Sinergitas Antarlembaga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Sugianto Bantah Mabuk: Proses Tukar Tanah Desa Jatiwetan Sesuai Aturan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Kecelakaan Kerja di PG Rendeng Kudus, Seorang Pekerja Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Gambar sebagai pemanis

Daerah

Surat Terbuka Kepada Kapolda Jawa Tengah

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:29 WIB