BLORA || Portaljatengnews.com – Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi dan Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan rangkaian kegiatan di Desa Kutukan, Kabupaten Blora, pada hari Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di daerah tersebut.
Kegiatan diawali dengan tinjauan lahan oleh Pangkopassus pada pukul 08.30 WIB, diikuti dengan kedatangan Dirjen Kementan pada pukul 09.15 WIB. Sesi seremonial resmi dimulai pada pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB, dengan agenda Panen Raya Jagung Kuartal I dan Tanam Jagung Serentak Kuartal II di Desa Kutukan Kecamatan Randublatung.
Bupati Blora Arief Rohman menekankan pentingnya hilirisasi komoditas jagung di Blora.
“Kami berharap ada hilirisasi, termasuk pembangunan pabrik pakan. Jika terwujud, nilai ekonomi petani akan meningkat dan kesejahteraan semakin baik,” ujarnya.
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan komitmen Bulog dalam mendukung petani dan menjaga stabilitas pangan nasional.
“Kami melihat langsung semangat luar biasa para petani Blora. Bulog berkomitmen menyerap seluruh produksi jagung yang ada di Blora,” ungkapnya.
Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi mendukung penuh pengembangan pertanian jagung di Blora sebagai pilot project nasional. “Kami akan memastikan dari hilir hingga hulu berjalan dengan baik,” katanya.
Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Yudi Sastro menambahkan, kebutuhan jagung nasional untuk pakan mencapai 15 juta ton per tahun.
“Blora menjadi titik awal pengembangan jagung untuk bioetanol,” tandasnya.

Acara seremonial diakhiri dengan panen dan penanaman jagung secara bersama-sama di lokasi, diikuti dengan makan bersama seluruh peserta dan masyarakat sekitar.
Laporan: Wawan







