Pemerintah Desa Geyer Grobogan Budidayakan Melon Premium Dalam Green House

- Redaksi

Selasa, 24 Juni 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Geyer, Hj Sri Budiyati bersama perangkat desa, saat mendatangi green house buah melon.

Kades Geyer, Hj Sri Budiyati bersama perangkat desa, saat mendatangi green house buah melon.

GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Pemerintah Desa Geyer, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, membudidayakan potensi komoditas buah melon jenis premium dengan bertani modern yakni di dalam green house.

Green house dengan luas 300 meter persegi itu terdapat dua varietas jenis premium yakni Lavender dan Sweet 9. Usia tanaman tersebut berkisar 45 hari, namun bisa panen mencapai 65 hingga 70 hari.

Baca Juga :  38 Kasus Kejahatan Diungkap Polres Grobogan Dalam Operasi Aman Candi, Ini Dia Kasus Terbanyak

“Kurang satu bulan kita sudah bisa panen,” kata Kades Geyer, Hj Sri Budiyati. Senin (23/6/2025).

Kepala Desa Geyer mengatakan bahwa cara bertanam dengan sistem green house tidak rumit, dan cocok untuk petani milenial.

Baca Juga :  Perhutani KPH Telawa Laksanakan Pelatihan Tebang Penjarangan Guna Penuhi BBI

Menurutnya, cara bertanam dengan sistem green house memudahkan para pemuda-pemudi yang ingin menjadi petani milenial yang sukses.

Kades Geyer menyebut, keberhasilan melon green house, tidak lepas peran aktif warga masyarakat desa Geyer. Banyak petani lokal yang mendapat pelatihan dan bimbingan dari ahli pertanian untuk menguasai teknik green house polibag.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara Ke-79, Polres Demak Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah

Kades Geyer berencana memperluas area green house dan mencoba jenis tanaman lainnya yang cocok dengan sistem green house polibag, dan berharap agar sistem bertani modern tersebut terus dikembangkan. (Ttg/*)

Berita Terkait

Di Tengah Refocusing Anggaran, Musrenbangcam Gubug Hadirkan Sentuhan Budaya dan Ekonomi Lokal 
Usai Keracunan Masal MBG Gubug, Kasus Serupa Terjadi di Pulongrambe, Kapolres Grobogan Bungkam
Korban Dugaan Keracunan MBG SPPG Pulongrambe Grobogan Naik Jadi 8 Orang
Kolaborasi Perhutani, Kodim, dan Dispermades Percepat Lahan Koperasi Desa Merah Putih di Grobogan
Bakteri E-Coli Jadi Penyebab Keracunan Makanan MBG di Gubug Grobogan
Perhutani Gelar Silaturahmi dengan Dandim 0717 Grobogan, Jalin Sinergi untuk Kelestarian Hutan
Polres Grobogan Gelar Sertijab dan Pelantikan, Dua Pejabat Mutasi ke Polda Jateng
Kebakaran Rumah Diduga Korsleting Listrik di Desa Dempel: Balita 11 Bulan Tewas Mengenaskan

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:28 WIB

Di Tengah Refocusing Anggaran, Musrenbangcam Gubug Hadirkan Sentuhan Budaya dan Ekonomi Lokal 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:59 WIB

Usai Keracunan Masal MBG Gubug, Kasus Serupa Terjadi di Pulongrambe, Kapolres Grobogan Bungkam

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:02 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG SPPG Pulongrambe Grobogan Naik Jadi 8 Orang

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:41 WIB

Kolaborasi Perhutani, Kodim, dan Dispermades Percepat Lahan Koperasi Desa Merah Putih di Grobogan

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:25 WIB

Bakteri E-Coli Jadi Penyebab Keracunan Makanan MBG di Gubug Grobogan

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani KPH Telawa Gelar Pembinaan dan Kesamaptaan Polhut

Kamis, 19 Feb 2026 - 12:34 WIB