Perangkat Desa Plosorejo diperiksa Polisi Terkait Dugaan Pungli Dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BLORA ||Portaljatengnews.com – Perangkat Desa Plosorejo Kecamatan Randublatung Blora, berinisial P akhirnya diperiksa polisi terkait kasus dugaan pungli dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan. Kasus ini menyeretnya, setelah dua warga yang merasa dirugikan melaporkannya ke polisi.

P yang datang sendiri tanpa istrinya (NY) memenuhi panggilan penyidik Unit II Reskrim Polres Blora, Jumat pagi (20/2/2026).

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP. Zainul Arifin, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengungkapkan, jika hingga kini kasusnya masih terus berjalan.

“Kemarin kami sudah bertemu dengan penyidiknya, proses masih terus berjalan. Iya hari ini teradu kita undang untuk kita mintai keterangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Idik II/Tipikor Satreskrim Polres Blora, IPDA. Alfaritsyah Iwan Putra, saat dikonfirmasi terkait pemanggilan ini membenarkan bahwa Perangkat Desa Plosorejo berinisial P sudah diperiksa.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Tanah Ambles di Banjarejo, Kapolres Blora Tawari Relokasi dan Salurkan Bantuan kepada Warga

“Iya saat ini masih dalam pemeriksaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini baru terlapor P yang dipanggil, sementara istrinya NY masih dalam proses agenda pemanggilan.

“Sementara baru terlapor P, yang kita mintai keterangan,” jelasnya.

Dari pantauan di lapangan P memasuki ruang penyidik Unit ll sat Reskrim Polres Blora sekira pukul 09.00 pagi dan baru keluar pada pukul 11.30 WIB menjelang sholat Jumat.

Sebelumnya dua saksi WL dan S pada kasus sangkaan yang berbeda (Penyalahgunaan dokumen) juga terlah diperiksa oleh penyidik Unit I Satreskrim Polres secara marathon.

Kasat Reskrim Polres Blora melalui Kanit 1 Ipda. Suwanto saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa lamanya pemeriksaan merupakan upaya pendalaman yang saat ini tengah ditangani.

Baca Juga :  Jelang Lebaran KPH Randublatung Patroli Bersama Kepala Seksi Perlindungan SDH

“Ini memang lama, kami terus melakukan pendalaman,” ujarnya.

Sementara itu, S selaku saksi saat dikonfirmasi mengaku, jika dirinya dicerca puluhan pertanyaan.

“Saya lupa berapa pertanyaan, tapi banyak pertanyaannya seputar kasus penyalahgunaan dokumen atas pencairan BPJS ketenagakerjaan,” katanya.

Terpisah, WL mengaku, jika pertanyaan yang diajukan memang banyak sekali. Dia berharap agar kasusnya segera gamblang. “Sudah beberapa kali saya diminta keterangan, harapannya segera gamblang,” ucapnya.

Dari informasi terpercaya salah satu bank juga dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan pungli dan pemerasan BPJS Ketenagakerjaan.

“Salah satu bank yang mencairkan dana, hari ini rencana dipanggil unit 2,” ucapnya.

Baca Juga :  KPH Randublatung Gelar Upacara Memperingati Hari Bela Negara ke 77 Tahun 2025

Kasus tersebut mencuat setelah adanya laporan dari warga yang merasa menjadi korban terkait pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai tidak sesuai.

Kemudian korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Blora dengan dugaan pungli dan pemerasan. Adapun kasus tersebut diduga melibatkan oknum perangkat desa Ngrawut inisial P beserta istrinya inisial NY.

Polisi telah melakukan penyelidikan mendalam dan berjanji akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat dalam kasus tersebut.

Masyarakat Blora berharap agar pihak kepolisian dapat segera menuntaskan kasus ini dan memberikan keadilan bagi para korban. Kasus ini menjadi perhatian serius karena mencoreng citra pemerintahan desa dan merugikan masyarakat.

Laporan: Wawan

Editor : Heri

Berita Terkait

Tepis Isu Tutup Mata, Polres Blora Tindak Tegas Penambangan Minyak Ilegal
Blora Gelar Panen Raya Jagung, Wujudkan Lumbung Pangan Nasional
Pangkopassus dan Dirjen Kementan Gelar Kegiatan Bersama di Desa Kutukan Blora, Dorong Potensi Pertanian Lokal
Jamin Keamanan Aksi Petani, Kapolres Blora Instruksikan Pengamanan Humanis
Bahu Jalan Blora-Randublatung Longsor Sedalam 3 Meter, Polsek Banjarejo Pasang Garis Pembatas
Bupati Blora Sampaikan LKPJ 2025 di DPRD, PAD Capai 106,56 Persen
Serahkan 70 SK Pensiun, Bupati Arief Ajak ASN Purna Tugas Tetap Jadi Teladan Masyarakat
Warga Sambongrejo Blokir Jalan dan Tanam Pohon Pisang, Protes Kerusakan Akibat Proyek IJD senilai Rp 27,9 Miliar

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 08:26 WIB

Tepis Isu Tutup Mata, Polres Blora Tindak Tegas Penambangan Minyak Ilegal

Sabtu, 4 April 2026 - 20:55 WIB

Blora Gelar Panen Raya Jagung, Wujudkan Lumbung Pangan Nasional

Sabtu, 4 April 2026 - 07:27 WIB

Pangkopassus dan Dirjen Kementan Gelar Kegiatan Bersama di Desa Kutukan Blora, Dorong Potensi Pertanian Lokal

Kamis, 2 April 2026 - 20:08 WIB

Jamin Keamanan Aksi Petani, Kapolres Blora Instruksikan Pengamanan Humanis

Rabu, 1 April 2026 - 20:29 WIB

Bahu Jalan Blora-Randublatung Longsor Sedalam 3 Meter, Polsek Banjarejo Pasang Garis Pembatas

Berita Terbaru