BOYOLALI || Portaljatengnews.com – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa menghadiri rangkaian aktivitas kerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0724/Boyolali terkait rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah Kabupaten Boyolali. Serangkaian langkah dimulai dengan kunjungan dan koordinasi pada Selasa (27/01/2026), diikuti proses pengukuran serta pemetaan lokasi pada hari berikutnya.
Kunjungan awal yang diwakili oleh Perwira Seksi Logistik (Pasilog) Kodim 0724/Boyolali Kapten CBA Pujiarto beserta jajaran, bertujuan sebagai tindak lanjut atas perintah Komandan Kodim untuk menyinkronkan data, menyamakan persepsi, serta membahas kelayakan lokasi yang berada di wilayah kerja KPH Telawa. Pembangunan Yonif TP sendiri merupakan bagian penting dalam penguatan pertahanan wilayah dan peningkatan kapasitas satuan teritorial TNI Angkatan Darat.
Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Telawa Heri Nur Afandi, yang didampingi jajaran, menyambut positif koordinasi tersebut. Ia menekankan pada pentingnya perencanaan matang dan kehati-hatian dalam penggunaan kawasan hutan, dengan menjalankan seluruh proses perizinan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sinergi antara TNI, Perhutani, dan Pemerintah Daerah juga menjadi poin krusial untuk memastikan pembangunan selaras dengan kebijakan tata ruang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap terjalin kerja sama yang baik antar instansi, sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara tertib, berkelanjutan, dan mendukung kepentingan pertahanan negara,” ujar Kapten CBA Pujiarto.
Pada Rabu (28/01), dilaksanakan pengukuran dan pemetaan di lokasi rencana pembangunan tepatnya di RPH Ledok BKPH Krobokan KPH Telawa. Kegiatan ini melibatkan tim dari Perencanaan Hutan Wilayah III Salatiga yang diwakili Waka PHW III Salatiga Linggar Satiti, serta jajaran KSS Wilayah KPH Telawa dan KSS Pengukuran dan Pemetaan. Dukungan juga diberikan oleh Pasandi Kodim 0724/Boyolali Letda Tri Atmoko bersama Danramil Juwangi beserta jajarannya.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa lokasi yang akan menjadi Yonif TP Boyolali memiliki luas sekitar 77,93 Ha. Dengan terselesaikannya tahap pengukuran dan pemetaan, proses perencanaan pembangunan diharapkan berjalan lancar serta memberikan manfaat strategis bagi pertahanan negara dan pembangunan wilayah khususnya di Kecamatan Juwangi.
Laporan: Wahyu
Editor : Heri
Sumber Berita : Kom-PHT/Tlw/W3P







