Ketela Boleng MBG Viral di Randublatung Bukan Basi, Kepala SPPG: Ciri Khas Ketela Cilembu

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pesantren Miftahul Sa'adah, Mohammad Afif P. saat memberikan klarifikasi terkait ciri khas Ubi Cilembu yang sempat viral.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pesantren Miftahul Sa'adah, Mohammad Afif P. saat memberikan klarifikasi terkait ciri khas Ubi Cilembu yang sempat viral.


BLORA || Portaljatengnews.com – Informasi yang beredar mengenai dugaan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa Ketela (ubi) boleng yang basi di Kecamatan Randublatung, Blora ternyata tidak benar. Hal itu diklarifikasi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pesantren Miftahul Sa’adah, Mohammad Afif P., Rabu (11/3/2026).

“Ketela Cilembu yang diberikan dalam program MBG pada hari Selasa (10/3/2026) telah melalui proses pengolahan sesuai standar. Kondisi yang tampak tidak layak konsumsi sebenarnya adalah getah alami ketela yang keluar saat dipotong dan mengering setelah diproses oven, bukan tanda makanan basi atau busuk,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Menurutnya, Ketela Cilembu memiliki karakteristik khusus. Setelah dipotong dan diproses dengan panas, getahnya yang kental dapat membentuk tekstur atau warna yang sering disalahartikan sebagai tanda pembusukan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Perhutani Randublatung Berikan Bantuan TJSL Perbaikan Mushola Hajar Aswad PP Blora

“Kami telah memeriksa bahan baku dan proses pengolahan menu tersebut. Semua tahapan dilakukan sesuai pedoman teknis pelaksanaan MBG yang ditetapkan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Baca Juga :  Sinergi Perhutani-Kodim Blora: KDMP di Kawasan Hutan Harus Berjalan Legal dan Berkelanjutan

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pengelola MBG di Kecamatan Randublatung dan akan segera menyosialisasikan ciri khas makanan yang disediakan dalam program kepada masyarakat penerima manfaat.

“Kami memahami kekhawatiran warga dan berkomitmen menjaga kualitas serta keamanan pangan dalam setiap menu MBG. Saluran komunikasi juga terbuka bagi masyarakat untuk memberikan masukan atau mengajukan pertanyaan terkait program ini,” tandasnya.

Baca Juga :  Rumah Kaur Keuangan Desa Sogo dan Kantor Bumdesma Digeledah kejaksaan Negeri Blora
Menu MBG Hari Rabu (11/3/2026) Pisang Ambon, Belimbing, Roti, dan Telur Puyuh.

Sebelumnya, Kepala Satgas MBG Kabupaten Blora, Sri Setyorini, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala untuk memastikan pelaksanaan program MBG sesuai tujuan awalnya, yaitu meningkatkan status gizi anak-anak dan mendukung kesehatan ibu hamil di Kabupaten Blora.

Laporan: Wawan

Editor : Heri

Berita Terkait

Jelang Idul Fitri 1447 H, KPH Randublatung Bagikan 470 Paket Sembako untuk Tenaga Kerja
Program GeMAR ANTaM di Blora Tak Berprogres, Desa Ingin Tarik Kembali Uang Rp 30 Juta
Tiga Warga Kunduran Terbakar Ledakan Gas Elpiji, Polisi Imbau Waspada Penggunaan di Dapur
Reses Yuyus Waluyo: Politik Lokal yang Berakar pada Kebutuhan Masyarakat
Kasus Dugaan Pungli Dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan di Blora Memanas, Pelapor Penuhi Panggilan Polisi
Polisi Terus Perdalam Kasus Dugaan Pungli dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan yang Libatkan Perangkat Desa Plosorejo Randublatung Blora
Satgas Pangan Polres Blora Sidak Dua Pasar Besar, Pantau Harga Bahan Pokok
Perangkat Desa Plosorejo diperiksa Polisi Terkait Dugaan Pungli Dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:42 WIB

Ketela Boleng MBG Viral di Randublatung Bukan Basi, Kepala SPPG: Ciri Khas Ketela Cilembu

Senin, 9 Maret 2026 - 14:01 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H, KPH Randublatung Bagikan 470 Paket Sembako untuk Tenaga Kerja

Senin, 9 Maret 2026 - 13:53 WIB

Program GeMAR ANTaM di Blora Tak Berprogres, Desa Ingin Tarik Kembali Uang Rp 30 Juta

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:10 WIB

Tiga Warga Kunduran Terbakar Ledakan Gas Elpiji, Polisi Imbau Waspada Penggunaan di Dapur

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:32 WIB

Reses Yuyus Waluyo: Politik Lokal yang Berakar pada Kebutuhan Masyarakat

Berita Terbaru