Dinas PUPR Kabupaten Tegal Disorot Usai “Ngeprank” Paguyuban Wartawan, Tak Ada yang Hadir dalam Audiensi

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wahyono, perwakilan paguyuban wartawan, saat memberikan penjelasan terkait audiensi dengan Dinas PUPR Kabupaten Tegal, yang dinilai

Wahyono, perwakilan paguyuban wartawan, saat memberikan penjelasan terkait audiensi dengan Dinas PUPR Kabupaten Tegal, yang dinilai "ngeprank".


TEGAL || Portaljatengnews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kini menjadi sorotan usai paguyuban wartawan merasa “diprank” karena tidak ada satupun pihak dinas PUPR yang hadir dalam audiensi yang telah dijadwalkan.

Paguyuban wartawan Forum Masyarakat Peduli Pembangunan, sebelumnya telah menerima surat undangan audiensi dari dinas PUPR, namun saat hari dan jam yang ditentukan tiba, tidak ada pejabat atau perwakilan dinas PUPR yang hadir.

Baca Juga :  Kapolsek Adiwerna Tegal Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Warga

“Jadi awalnya kami mengirimkan surat permohonan audiensi untuk membahas terkait proyek pembangunan di wilayah Kabupaten Tegal, namun setelah pihak Dinas PUPR membuat undangan audiensi kepada kami dengan jadwal yang sudah ditentukan yaitu hari Senin, tanggal 20 Oktober 2025 jam 14.00 WIB, tempat ruang rapat 2 DPUPR, tiba-tiba saat hari H pihak dinas tak satupun yang hadir,” tutur perwakilan paguyuban wartawan, Wahyono. Selasa (21/10/2025).

Kejadian ini menimbulkan kemarahan dan kekecewaan dari paguyuban wartawan, yang merasa waktu dan kesempatan mereka tidak dihargai.

Baca Juga :  Oknum Perangkat Desa Purbayasa Tegal Diduga Gunakan Uang Anggaran Ketahanan Pangan Untuk Judol

“Ini adalah bentuk ketidakprofesionalan dan tidak menghargai publik,” ujarnya.

Dikatakan, bahwa Dinas PUPR sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini. Namun, paguyuban wartawan berharap agar dinas PUPR memberikan penjelasan yang memadai dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki komunikasi di masa depan.

Diketahui, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tegal, melalui chat whatsapp pada Selasa 21 Oktober 2025 pukul 11.39 WIB dengan salah satu anggota paguyuban wartawan mengatakan, bahwa dirinya saat hari H (20/10/2025) tidak bisa hadir karena ada urusan di kejaksaan. Jawaban tersebut dibalas oleh Kadis PUPR usai pihak paguyuban wartawan minta penjelasan terkait tidak hadirnya pihak Dinas PUPR dalam audiensi yang sudah dijadwalkan.

Baca Juga :  Wara-Wara, Polres Tegal Bakal Gelar Operasi Zebra Candi Mulai Tanggal 17-30 November 2025

“Pak Kadis hanya mengatakan, siap, maaf kemarin saya diundang kejaksaan sampai sore,” tutur Amin paguyuban wartawan, menirukan perkataan Kadis PUPR via whatsapp.

Laporan: Bambang Amin.

Editor : Heri

Berita Terkait

Proyek Swakelola atau Penunjukan? Ketua Panitia SDN 04 Kertasari Sebut Rekanan Ditunjuk Anggota Dewan
Kapolsek Adiwerna Tegal Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Warga
Geger Dugaan Penahanan ATM Bansos di Desa Penujah Tegal, Kades DY Bungkam
Diduga Ada Konflik Kepentingan, Pemdes Plumbungan Tegal Hentikan Kerjasama dengan UD Milik Anak Pendamping Desa
Pengelolaan Dana Ketahanan Pangan Desa Kemuning Rp189 Juta Jadi Sorotan, Sekdes Mengaku Tak Tahu Menahu
Wara-Wara, Polres Tegal Bakal Gelar Operasi Zebra Candi Mulai Tanggal 17-30 November 2025
Polres Tegal Berhasil Menangkap Pelaku Pengedar Narkotika Jenis Shabu
Polres Tegal Ungkap Kasus Curat di Alfamart Lebakwangi

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:37 WIB

Proyek Swakelola atau Penunjukan? Ketua Panitia SDN 04 Kertasari Sebut Rekanan Ditunjuk Anggota Dewan

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:15 WIB

Kapolsek Adiwerna Tegal Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Warga

Senin, 19 Januari 2026 - 17:07 WIB

Geger Dugaan Penahanan ATM Bansos di Desa Penujah Tegal, Kades DY Bungkam

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:45 WIB

Diduga Ada Konflik Kepentingan, Pemdes Plumbungan Tegal Hentikan Kerjasama dengan UD Milik Anak Pendamping Desa

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:33 WIB

Pengelolaan Dana Ketahanan Pangan Desa Kemuning Rp189 Juta Jadi Sorotan, Sekdes Mengaku Tak Tahu Menahu

Berita Terbaru