Mengeluh Sakit Saat Nyetir, Seorang Sopir di Grobogan Mendadak Meninggal Dunia

- Redaksi

Jumat, 7 Februari 2025 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Avanza hitam yang dikendarai korban.

Mobil Avanza hitam yang dikendarai korban.

GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Seorang sopir inisial S (55) warga Desa Ngaringan, Grobogan meninggal dunia usai dirinya mengeluh sakit saat perjalanan kemudian berhenti di pinggir jalan raya Purwodadi-Blora, tepatnya di desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari, Grobogan, pada Jumat (7/2/2025).

Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono melalui AKP Danang menjelaskan, sebelum kejadian, korban yang mengemudikan sebuah mobil Toyota Avanza warna hitam sempat mengeluh sakit. Korban sempat menghentikan mobilnya di depan sebuah SPBU yang ada di wilayah Kecamatan Ngaringan. Korban meminta salah satu penumpang untuk menggantikannya, namun tidak ada yang bisa.

Baca Juga :  Kasus Perkelahian Dua Orang Warga Gunungtumpeng Berakhir Damai

“Korban kembali mengemudikan mobilnya untuk meneruskan perjalanan,” jelasnya.

Sampai di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari, korban kembali berhenti untuk istirahat. Korban meminta tolong pada salah satu penumpang untuk dikeroki. Saat dikeroki korban mengalami muntah-muntah.

Baca Juga :  Bangunan Sumur di Dukuh Pepe Hasil Bantuan TJSL Diresmikan Perhutani KPH Semarang

Merasa sehat usai dikeroki, korban mendatangi sebuah warung di sekitar lokasi kejadian untuk membeli teh hangat. Karena teh hangat belum tersedia, korban kembali ke mobilnya.

“Saat berjalan menuju mobil, korban sempoyongan hingga akhirnya jatuh ke tanah. Kemudian, korban dibawa ke rumah sakit hingga akhirnya meningga dunia,” kata Kasi Humas Polres Grobogan.

Baca Juga :  Kegiatan Goes To Jakarta Diskominfo Grobogan Dinilai Tidak Mengindahkan Intruksi Pemerintah Pusat

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis bersama Inafis Polres Grobogan, tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung,” ungkap AKP Danang.

Atas kejadian tersebut, keluarga korban telah menerimakan dan tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi.

Kemudian jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Laporan: Putra

Berita Terkait

Wabup Grobogan Resmikan SPPG Branggah Kedungjati, Janjikan Kualitas Makanan Bergizi Aman
Forum Perangkat Daerah Grobogan: Sinkronkan Rencana Pembangunan untuk Ekonomi Inklusif dan Pelayanan Modern
Kasus Kecelakaan Maut di Simpang Godong, Kades Kemloko Berpeluang Jadi Tersangka
Perhutani Bersama Polres Grobogan Perkuat Keamanan Hutan dan Mitigasi Bencana Alam
Di Tengah Refocusing Anggaran, Musrenbangcam Gubug Hadirkan Sentuhan Budaya dan Ekonomi Lokal 
Usai Keracunan Masal MBG Gubug, Kasus Serupa Terjadi di Pulongrambe, Kapolres Grobogan Bungkam
Korban Dugaan Keracunan MBG SPPG Pulongrambe Grobogan Naik Jadi 8 Orang
Kolaborasi Perhutani, Kodim, dan Dispermades Percepat Lahan Koperasi Desa Merah Putih di Grobogan

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:19 WIB

Wabup Grobogan Resmikan SPPG Branggah Kedungjati, Janjikan Kualitas Makanan Bergizi Aman

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:33 WIB

Forum Perangkat Daerah Grobogan: Sinkronkan Rencana Pembangunan untuk Ekonomi Inklusif dan Pelayanan Modern

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:36 WIB

Kasus Kecelakaan Maut di Simpang Godong, Kades Kemloko Berpeluang Jadi Tersangka

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:06 WIB

Perhutani Bersama Polres Grobogan Perkuat Keamanan Hutan dan Mitigasi Bencana Alam

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:28 WIB

Di Tengah Refocusing Anggaran, Musrenbangcam Gubug Hadirkan Sentuhan Budaya dan Ekonomi Lokal 

Berita Terbaru