Vio Sari Kritik Keras KPK: Konferensi Pers Penahanan Wali Kota Semarang Tak Transparan, Percuma Tampilkan Tersangka Jika Wajahnya Tak Diperlihatkan!

- Redaksi

Kamis, 20 Februari 2025 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG || Portaljatengnews.com – Pimpinan Viosarrinews.com (Vio Sari), melontarkan kritik pedas terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait konferensi pers penahanan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita), dan suaminya, Alwin Basri, Rabu, 19 Februari 2025. Meskipun mengapresiasi upaya KPK dalam memberikan informasi publik, Vio Sari menilai konferensi pers tersebut jauh dari kata transparan.

Vio Sari mempertanyakan penampakan tersangka yang hanya memperlihatkan punggung mereka di kamera. “Kami berkomitmen pada liputan akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” tegas Vio Sari dalam pernyataan resminya.

“Namun, menampilkan tersangka dengan wajah tersembunyi sama saja percuma. Konferensi pers seperti ini justru menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi proses hukum yang sedang berlangsung.” tukasnya.

Baca Juga :  Pria Asal Surabaya Diamankan Polres Grobogan Atas Dugaan Penipuan Online

Vio Sari mempertanyakan apakah menyembunyikan wajah tersangka merupakan bagian dari prosedur operasional standar KPK. Meskipun menghormati proses hukum dan tidak ingin menghambat penyelidikan, Vio Sari menekankan pentingnya transparansi dalam penegakan hukum untuk menjaga kepercayaan publik. “Kepercayaan publik adalah hal yang krusial dalam pemberantasan korupsi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Vio Sari mengingatkan bahwa Mbak Ita dan suaminya diduga terlibat dalam tiga kasus korupsi besar, yaitu pengadaan meja kursi sekolah, pengaturan proyek di tingkat kecamatan, dan dugaan penerimaan gratifikasi Rp 5 miliar. Dua tersangka lain, Martono (Ketua Gapensi Semarang) dan Rachmat Utama Djangkar (Direktur Utama PT Deka Sari Perkasa), juga turut diproses hukum. Informasi ini berdasarkan sidang putusan Praperadilan di PN Jakarta Selatan pada 14 Januari 2025.

Baca Juga :  Sasar 7 Gereja di Boyolali dan Semarang, Pencuri Alat Musik Ditangkap

Dengan demikian, Vio Sari mendesak KPK untuk lebih terbuka dan transparan dalam memberikan informasi kepada publik. Menampilkan tersangka dengan wajah tersembunyi hanya akan memicu spekulasi dan mengurangi kepercayaan publik terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Viosarrinews.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca secara obyektif dan faktual.**

 

Editor : Heri

Berita Terkait

Sasar 7 Gereja di Boyolali dan Semarang, Pencuri Alat Musik Ditangkap
Puluhan Anak Disiksa, Polresta Yogyakarta Bongkar Kejahatan di Balik Layar Daycare
Bongkar Pengeboran Ilegal di Blora-Rembang, Polda Jateng Amankan Tiga Tersangka
Dugaan Penipuan Koperasi BLN, Satu Kepala Cabang Sudah Ditetapkan Tersangka
Polresta Cilacap Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak, Publik Beri Apresiasi atas Tindakan Cepat
Polresta Pati Ungkap Kasus Persetubuhan Anak dan Pembuangan Bayi
Tim Resmob Polres Blora Bekuk Dua Bersaudara Pelaku Curanmor di Klinik Kunduran
Polres Demak Tangkap Dua Pencuri Motor dan Penadah di Mranggen, Tiga Pelaku Lain Diburu

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:53 WIB

Sasar 7 Gereja di Boyolali dan Semarang, Pencuri Alat Musik Ditangkap

Minggu, 26 April 2026 - 22:58 WIB

Puluhan Anak Disiksa, Polresta Yogyakarta Bongkar Kejahatan di Balik Layar Daycare

Selasa, 14 April 2026 - 19:21 WIB

Bongkar Pengeboran Ilegal di Blora-Rembang, Polda Jateng Amankan Tiga Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:52 WIB

Dugaan Penipuan Koperasi BLN, Satu Kepala Cabang Sudah Ditetapkan Tersangka

Senin, 2 Februari 2026 - 13:59 WIB

Polresta Cilacap Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak, Publik Beri Apresiasi atas Tindakan Cepat

Berita Terbaru