GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Hujan gerimis tak menyurutkan semangat siswa-siswi SMA Muhammadiyah Gubug dalam memeriahkan Milad ke-55 sekolah mereka. Pagelaran seni yang digelar di halaman sekolah menampilkan berbagai pertunjukan, mulai dari Tari Gambyong, seni bela diri Tapak Suci, Sendratari Ramayana, hingga wayang kulit, Sabtu (3/1/2026).
Acara dimulai pukul 19.30 WIB dengan Tari Gambyong yang anggun, disusul atraksi Tapak Suci yang memukau. Suasana semakin khidmat saat lagu Indonesia Raya berkumandang, dipandu oleh guru setempat, Fatna, S.Pd. Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Gubug, Wisnu Rijanto, ST, memberikan sambutan hangat sebelum acara puncak, Sendratari Ramayana, dimulai. Pagelaran wayang kulit menutup rangkaian acara dengan meriah.
Meski gerimis sempat turun, para siswa-siswi tetap bersemangat menghibur para undangan yang hadir. Penampilan mereka dalam Sendratari Ramayana bahkan berhasil memukau penonton. Decak kagum dan tepuk tangan meriah terdengar sepanjang pertunjukan.
Sarmadi, warga Sumurgede, Kec. Godong, mengungkapkan kekagumannya atas kepiawaian para siswa-siswi dalam memerankan Sendratari Ramayana.
“Penampilan mereka nyaris sempurna, didukung dengan lighting yang berwarna-warni dan effort yang luar biasa, meski gerimis hujan menambah suasana menjadi hidup,” ujarnya.
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Gubug, Wisnu Rijanto, ST, menjelaskan bahwa perayaan Milad ke-55 ini menjadi momentum untuk menunjukkan dedikasi sekolah selama 55 tahun kepada masyarakat dan negara.
“Kami tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga budaya, yang kami wujudkan pada malam hari ini melalui pergelaran Sendratari Ramayana dan wayang kulit yang diperankan oleh siswa-siswi kami,” katanya.
Selain pentas seni, berbagai kegiatan lain juga telah dilaksanakan, seperti class meeting dan bakti masyarakat oleh Hizbul Wathon. Wisnu Rijanto berharap kompetensi budaya dan kesenian di SMA Muhammadiyah Gubug semakin berkembang dan diminati masyarakat, sehingga mereka dapat berperan aktif atau menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. (Ajis/*)
Editor : Heri







