Korban Keracunan MBG di Grobogan Capai 803 Orang

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Ilustrasi

Gambar: Ilustrasi


GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan mencatat sebanyak 803 orang diduga menjadi korban usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Gubug, Grobogan.

Kepala Dinkes Grobogan, Djatmiko, mengungkapkan bahwa kasus ini mulai dilaporkan sejak Jumat (9/1/2026).

“Total ada 803 orang yang terdampak,” ujarnya kepada wartawan pada Selasa (13/1/2026).

Baca Juga :  Tak Kuat Menahan Debit Air, Tanggul Tuntang Gubug Jebol Lagi

Djatmiko menjelaskan, dari total korban, sebagian besar telah menunjukkan pemulihan setelah mendapatkan perawatan intensif.

“Dari 803 orang itu, 115 di antaranya harus dirawat inap. Namun, kabar baiknya, hari ini sudah 61 orang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Saat ini, tinggal 54 orang yang masih menjalani perawatan,” tambahnya.

Kejadian ini bermula ketika program MBG dibagikan kepada masyarakat di Kecamatan Gubug pada Jumat (9/1/2026). Beberapa jam setelah mengonsumsi makanan tersebut, sejumlah warga mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, dan diare. Kondisi ini menyebabkan banyak siswa sekolah tidak dapat masuk kelas pada hari Sabtu (10/1/2026).

Baca Juga :  Aduannya Diterima Wapres Gibran, Burita Bakal Ungkap Kebenaran

“Pada Jumat malam, kami menerima laporan adanya puluhan siswa yang mengalami mual, muntah, dan diare. Keesokan harinya, tim kami langsung melakukan pengecekan dan pemeriksaan di lapangan. Ternyata, banyak siswa yang absen sekolah karena sakit,” jelas Djatmiko.

Baca Juga :  Bagas Pamenang, SH, MH, Dampingi Korban Laporkan Kasus Dugaan Perusakan Rumah di Polres Grobogan

Pihak Dinkes Grobogan masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari keracunan massal ini. Sampel makanan telah diambil dan diuji di laboratorium untuk mendeteksi adanya kandungan zat berbahaya. (Putra/*)

Editor : Heri

Berita Terkait

Di Tengah Refocusing Anggaran, Musrenbangcam Gubug Hadirkan Sentuhan Budaya dan Ekonomi Lokal 
Usai Keracunan Masal MBG Gubug, Kasus Serupa Terjadi di Pulongrambe, Kapolres Grobogan Bungkam
Korban Dugaan Keracunan MBG SPPG Pulongrambe Grobogan Naik Jadi 8 Orang
Kolaborasi Perhutani, Kodim, dan Dispermades Percepat Lahan Koperasi Desa Merah Putih di Grobogan
Bakteri E-Coli Jadi Penyebab Keracunan Makanan MBG di Gubug Grobogan
Perhutani Gelar Silaturahmi dengan Dandim 0717 Grobogan, Jalin Sinergi untuk Kelestarian Hutan
Polres Grobogan Gelar Sertijab dan Pelantikan, Dua Pejabat Mutasi ke Polda Jateng
Kebakaran Rumah Diduga Korsleting Listrik di Desa Dempel: Balita 11 Bulan Tewas Mengenaskan

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:28 WIB

Di Tengah Refocusing Anggaran, Musrenbangcam Gubug Hadirkan Sentuhan Budaya dan Ekonomi Lokal 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:59 WIB

Usai Keracunan Masal MBG Gubug, Kasus Serupa Terjadi di Pulongrambe, Kapolres Grobogan Bungkam

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:02 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG SPPG Pulongrambe Grobogan Naik Jadi 8 Orang

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:41 WIB

Kolaborasi Perhutani, Kodim, dan Dispermades Percepat Lahan Koperasi Desa Merah Putih di Grobogan

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:25 WIB

Bakteri E-Coli Jadi Penyebab Keracunan Makanan MBG di Gubug Grobogan

Berita Terbaru

Jepara

Polres Jepara Luncurkan Mobil Dapur Umum

Rabu, 18 Feb 2026 - 16:40 WIB